Gula, Si Manis Dengan Berbagai Jenis Dan Kegunaan. Sudah Tahu Belum?

-

Gula! Mendengar atau membaca kata gula, apa yang langsung terlintas di pikiran Anda? Jika manis jawabannya, berarti Anda teringat tentang rasa gula.

Tapi, apakah Anda tahu tentang asal muasal gula itu sendiri?  Gula yang identik dengan rasa manis merupakan salah satu golongan karbohidrat lho. Sehingga gula menjadi salah satu bahan bakar yang mudah terserap oleh tubuh.

Baca juga: Kiat Bisnis Makanan Dengan Resep Keluarga Turun Temurun

Fakta tentang gula di atas memiliki efek samping pada tubuh jika mengonsumsinya secara berlebihan. Selain itu dapat merusak metabolisme tubuh dalam jangka waktu panjang. Salah satu penyakit yang paling familiar adalah diabetes atau kencing manis.

Untuk mencegah hal-hal buruk di atas, dapat dilakukan dengan mengetahui batas aman konsumsi gula harian. Pada laki-laki adalah 150 kalori per hari atau setara dengan 9 sendok teh dan pada perempuan adalah 100 kalori per hari atau setara dengan 6 sendok teh.

Baca juga: Kandungan Makanan Untuk Menjaga Imun Tubuh. Yuk Kenalan!

Tapi, jangan dulu jadi takut konsumsi gula ya KawanKAWN. Karena ternyata gula itu banyak jenisnya lho. Sudah tahu belum?

Kalau belum, KAWN akan memberikan informasinya kepada Anda. Jenis-jenis gula serta manfaatnya. Berikut ulasannya!

Baca juga: 2022 Dan Prediksi Tren Kuliner Banjir Konsumen

Gula Pasir

Source: Canva

Setiap dapur setidaknya punya satu wadah berisi gula pasir. Umumnya, digunakan sebagai tambahan perasa makanan serta pemanis minuman. Manfaat utama dari gula pasir adalah sebagai sumber energi tubuh.

Selain itu, gula pasir juga dapat membantu untuk pengolahan makanan, meningkatkan masa simpan makanan kemasan, dan membantu fermentasi makanan.

Baca juga: 5 Jajanan Sekolah yang Anda Bisa Bikin Dirumah

Gula Aren

Source: Canva

Kepopuleran gula aren semakin tinggi setelah jenis gula ini digunakan untuk minuman kopi kekinian. Gula aren memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding gula pasir, sehingga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah. Ada pula kandungan inulin yang dapat mengendalikan bakteri di usus sehingga dapat menjaga kesehatan pencernaan Anda.

Baca juga: 12 Resep Minuman Kopi Kekinian yang Bisa Dicoba di Rumah

Gula Jawa/Gula Merah

Source: Canva

Gula aren berbeda dengan gula merah. Apabila gula aren dari nira pohon enau, gula jawa terbuat dari nira pohon kelapa yang dipadatkan berbentuk silinder. Indeks glikemik gula merah pun tergolong lebih rendah, yaitu berada di angka 55.

Selain menambah cita rasa, ada pula manfaat gula merah untuk kesehatan. Gula merah bermanfaat sebagai sumber energi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah terjadinya anemia.

Baca juga: 5 Jajanan Tradisional Jawa yang Enak Ini Sudah Jarang Ditemukan

Brown Sugar

Source: Canva

Tersedia dalam warna yang lebih terang dan gelap, brown sugar merupakan gula pasir yang ditambah sirup molase untuk memberikan warna kecokelatan. Jenis gula ini dapat digunakan dalam resep untuk menambahkan rasa karamel atau toffee yang halus. Sebagian orang juga percaya brown sugar lebih sehat karena mempunyai kandungan kalium, kalsium, zat besi, magnesium, dan vitamin B.

Baca juga: 11 Resep minuman khas Nusantara, menghilangkan gerah dan dahaga

Palm Sugar

Source: Canva

Masyarakat Indonesia mengenal jenis gula ini lebih sehat dibandingkan dengan gula putih. Namun, belum diketahui secara pasti berapa nilai indeks glikemiknya. Gula palem adalah sumber vitamin dan mineral yang lebih baik daripada macam-macam gula lainnya. Manfaatnya berupa menjaga kesehatan pencernaan serta tinggi antioksidan.

Baca juga: Masih Digemari hingga Sekarang, Inilah 10 Jajanan Tradisional yang Lezat!

Rock Sugar (Gula Batu)

Source: Canva

Gula batu terbuat dari gula putih atau gula cokelat biasa yang dilarutkan, lalu dikristalkan menjadi layaknya batu. Perlu Anda ketahui bahwa rasanya ringan dan tidak terlalu manis.

Anda bisa memanfaatkan gula batu sebagai sumber energi karena mengandung karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh. Maka dari itu, Anda bisa mengganti asupan gula pasir dengan gula batu karena tingkat gula darah yang lebih rendah.

Baca juga: Makanan Manis Ini Aman untuk Penderita Diabetes Melitus

Artificial Sweetener (Pemanis Buatan)

Source: Canva

Pemanis buatan adalah jenis gula pengganti yang terbuat melalui proses kimiawi. Gula ini memiliki kalori yang kecil sehingga sering menjadi gula pengganti bagi penderita diabetes. Macam-macam pemanis buatan yang banyak dijual di pasaran adalah sakarin, aspartam, acesulfame potassium, sukralosa, dan neotam.

Manfaat utama dari pemanis buatan adalah tidak menambah asupan kalori harian Anda. Selain itu, gula buatan ini juga tidak menimbulkan risiko kerusakan gigi. Akan tetapi, Anda juga perlu membatasi asupan pemanis buatan karena jika dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

Baca juga: Pemanis Buatan yang Aman dan Diperbolehkan di Indonesia, Apa Saja?

Demikianlah tujuh jenis gula yang ada di sekitar kita. Beberapa diantaranya pasti ada di dapur Anda, bukan? Konsumsi gula sesuai takaran dan kebutuhan agar tidak berdampak buruk pada kesehatan Anda.

Pastikan juga menggunakan jenis gula yang tepat untuk usaha/bisnis f&b Anda. karena kualitas gula akan memengaruhi hasil akhir rasa produk Anda. Salam sukses & sehat selalu!