Gusti Ngurah Anom Sang Pemilik Toko Oleh-Oleh Krisna Bali, Yuk Intip Kisah Suksesnya!

-

Gusti Ngurah Anom tak pernah menyangka sebelumnya, berlatar belakang keluarga yang biasa saja, sekarang malah berhasil menjadi salah satu pebisnis sukses Indonesia. Bisa dibilang, pria yang akrab dengan panggilan Ajik Krisna ini merupakan role model dari ungkapan “kerja keras tak pernah mengkhianati hasil”.

Gusti Ngurah Anom merupakan pendiri sekaligus pemilik toko oleh-oleh Krisna. Untuk diketahui, Krisna merupakan salah satu toko oleh-oleh terbesar di Pulau Dewata, Bali. Menjual berbagai macam oleh-oleh khas Bali, membuat Krisna kerap masuk dalam itinerary bagi banyak pelancong.

Baca juga: Kafe Nuansa Bali Di Jakarta dan Sekitarnya

Bukan hanya menjual makanan dan minuman saja, Anda bisa menemukan barang-barang menarik lainnya, mulai dari pakaian, pernak-pernik, aroma terapi, lukisan, tas dan kain tenun khas Bali. Dikutip dari official website krisnabali, saat ini terdapat 10 outlet yang tersebar di Pulau Bali, Surabaya dan juga Jakarta.

Lantas, bagaimana perjuangan Gusti Ngurah Anom saat mendirikan toko oleh-oleh Krisna? Apakah bisa memberikan inspirasi bagi kita semua? Langsung saja, yuk kita intip kisah suksesnya!

Gusti Ngurah Anom yang Masa Kecilnya Akrab dengan Hidup Sederhana

source : canva

Setiap manusia memiliki cerita masa kecil yang berbeda-beda dan menarik untuk disimak, tidak terkecuali dengan Gusti Ngurah Anom. Gusti Ngurah Anom lahir pada tanggal 5 Maret 1971, di daerah Tangguwisia, sebuah desa kecil yang berada di kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.

Ayahnya yang merupakan seorang petani dan sang ibu yang hanya berjualan kue membuat Gusti Ngurah Anom cukup akrab dengan hidup sederhana. Dia merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara. Semenjak kecil dia memang terlihat lebih hiperaktif, agresif, lincah dan berwatak keras dibanding kakak-kakaknya.

Sikap nakalnya itu semakin menonjol saat dia bersekolah di SDN 1 Tangguwisia. Tidak pernah mengerjakan PR, sering bolos, melawan guru membuat dia kerap mendapatkan hukuman di sekolahnya.

Kendati demikian, dia berhasil menyelesaikan studinya pada tingkat sekolah dasar. Selanjutnya, dia tetap melanjutkan SMP dan SMA di Kecamatan Seririt. Namun sayangnya, karena keterbatasan ekonomi, membuat dia tidak menyelesaikan masa SMAnya.

Baca juga: Kisah Inspiratif Pengusaha Sukses Indonesia, Ada yang Tidak Lulus SMA Lho!

Rasa kecewa dalam hati begitu terasa. Akhirnya, dia memutuskan pergi dari rumah dengan menunggangi truk untuk mengadu nasib di kota besar, Denpasar.

Perjalanan Hidup, Hingga Sukses Mendirikan Toko Oleh-Oleh Krisna

source : canva

Sebelum sukses seperti sekarang ini, lika-liku kehidupan dari seorang Gusti Ngurah Anom membuat kita berdecak kagum. Bagaimana tidak, tanpa tujuan yang jelas serta perbekalan yang cukup, namun dia tetap nekat meninggalkan tanah kelahiran demi menggapai mimpinya.

Perjalanannya diawali saat dia numpang tidur di pos satpam Hotel Rani di Sanur. Dengan janji ikut menjaga keamanan dan kebersihan di sekitar pos satpam, dia pun diizinkan menetap di sana. Setiap paginya, tanpa diperintah dengan sigap dia mencuci mobil pemilik Hotel Rani, lalu diteruskannya pada mobil-mobil para tamu hotel. Inisiatifnya pun membuahkan hasil, sejak saat itu dia keterusan bekerja dan mengumpulkan uang dari usahanya mencuci mobil para tamu hingga 2 tahun lamanya.

Merasa fisik tidak lagi mumpuni, akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya itu. Selanjutnya, dia pun pergi dan menumpang hidup di rumah pamannya yang merupakan pengusaha konveksi. Disini dia belajar segala hal tentang pekerjaan konveksi, mulai dari memotong, menjahit hingga menyablon. Dengan ikhlas, dia kerap membantu pamannya meski tanpa upah.

Setelah dirasa keterampilannya cukup mahir, dia memberanikan diri untuk melamar di Konveksi Sidharta, yang merupakan salah satu konveksi besar di Denpasar. Bukan hanya penghasilan yang didapat Gusti Ngurah Anom, melainkan juga ilmu didunia konveksi.

Berbekal ilmu yang didapat, tepatnya pada tahun 1992, Gusti Ngurah Anom kemudian mendirikan usaha konveksinya sendiri, dengan label Cok Konveksi. Seiring berjalannya waktu, dia menginginkan usaha yang lebih besar lagi. Kemudian, idenya muncul saat dia melihat arus wisatawan yang berkunjung ke Bali begitu besar.

Saat itulah, dia berencana ingin membuat sebuah pusat oleh–oleh khas Bali. Barulah pada tanggal 16 Mei 2007, bertempat di Jalan Nusa Indah No. 77 Denpasar, Gusti Ngurah Anom berhasil membuka outlet pusat oleh-oleh Krisna pertamanya.

Baca juga: 7 Rekomendasi Toko Oleh-oleh Bali yang Wajib Dikunjungi

Gusti Ngurah Anom Kini

source : gandhi bali tours

Sukses didunia bisnis oleh-oleh, tidak membuat Gusti Ngurah Anom berpuas hati. Dilansir krisnabali, Gusti Ngurah Anom telah melakukan ekspansi bisnis pada bisnis lainnya, mulai dari Krisna Funtastic Land, Krisna Resto and Spa, Krisna Eco Village, Krisna Waterpark dan masih banyak lagi. Sungguh capaian yang luar biasa bukan.

Hebatnya, sukses mendirikan kerajaan bisnis dengan label “Krisna” tidak membuat dia jumawa. Di dalam berbagai kesempatan, dia kerap memberikan cerita inspiratifnya, wejangan dan bahkan motivasi bagi pebisnis pemula. Salah satu pesannya yang perlu dicatat adalah LTK (lihat, tiru, kembangkan). Dengan omset kurang lebih Rp 25 M sebulan, membuat siapa saja ingin meniru rekam jejaknya pada dunia bisnis.

Baca juga: Mentor Saat Menjalani Bisnis, Ketahui Penting dan Manfaatnya

Untuk kehidupan pribadi atau keluarganya, Gusti Ngurah Anom menikah pada tahun 1990 dengan wanita bernama Ketut Mastrining. Dimana, Ketut Mastrining merupakan temannya semasa di SMP dahulu. Hingga saat ini, mereka berdua dikaruniai 4 orang anak.

KawanKAWN, itulah sepenggal kisah dari sang pendiri sekaligus pemilik toko oleh-oleh Krisna, Gusti Ngurah Anom. Sangat menginspirasi bukan?

Oh iya, jika Anda ingin menjalankan bisnis oleh-oleh, namun bingung mengelolanya, Anda bisa memanfaatkan aplikasi kasir online KAWN lho! Aplikasi kasir online KAWN dilengkapi fitur-fitur mumpuni yang mampu memudahkan Anda saat berbisnis, seperti pencatatan penjualan lengkap, pencatatan stok hingga mengelola multi cabang.

Ingin mencoba free trial aplikasi kasir online KAWN selama 15 hari, silahkan klik disini ya!