5 Hidangan Populer Khas Arab yang Menggugah Selera

-

Negara Arab adalah negara besar yang merupakan tempat suci bagi umat islam di seluruh dunia. Ka’bah, gurun pasir yang luas, buah kurma dan unta merupakan hal yang sangat identik dengan negara Arab, namun selain itu Arab juga terkenal akan hidangan dengan cita rasa yang tidak kalah menggugah selera.

Baca juga : 5 Menu Restoran Tradisional yang Rasanya Bikin Ketagihan

Menu hidangan khas Arab identik dengan sajian yang segar, kaya akan rempah, dan aromanya yang menggugah selera, tak heran kalau hidangan khas Arab ini banyak digemari bagi masyarakat Indonesia. Selain dari rasanya yang enak dan lezat, tentunya hidangan khas Arab ini dijamin kehalalannya.

Baca juga : Mengenal Ciri Khas Makanan Timur Tengah

Melansir dari qraved.com, berikut beberapa hidangan khas Arab yang wajib untuk Anda cicipi kelezatannya

Nasi Kebuli

Karena banyak restoran atau kafe di Indonesia yang menyediakan hidangan yang satu ini, tak ayal kalau nasi kebuli merupakan hidangan khas Arab yang paling banyak ditemui di Indonesia. Nasi kebuli sendiri dibuat dengan campuran nasi dan daging kambing yang kemudian dicampur dengan kaldu dan susu kambing serta beberapa rempah-rempah khusus pun turut dicampurkan ke dalam hidangan ini.

Baca juga : 5 Resep nasi kebuli, enak, sederhana, dan mudah dibuat

Hidangan khas Arab memang banyak yang menggunakan bahan dasar nasi, namun yang berbeda adalah pada proses pembuatannya, bumbu dan bahan pelengkapnya saja. Untuk itu, jangan sampai salah ya! Membedakan antara nasi kebuli, nasi mandhi, nasi biryani dan masih banyak lagi hidangan Arab berbahan dasar nasi.

Baca juga : Mengapa masakan Timur Tengah banyak menggunakan nasi?

Falafel dan Hummus

Salah satu ciri hidangan khas Arab adalah sering memakai bahan dasar roti. Falafel adalah salah satu hidangan khas Arab yang memakai bahan dasar tersebut. Falafel merupakan roti khas Arab yang proses pembuatannya dipanggang dan berbentuk bulat seperti bola bola kecil. Falafel sendiri biasanya dipakai sebagai cocolan untuk pendamping hidangan lainnya, yaitu hummus.

Baca juga : Penggemar Nasi atau Roti, Di Arab Saudi Kamu Bisa Menikmati 6 Hidangan Ini

Sedangkan hummus sendiri adalah saus kacang yang berbahan dasar wijen giling, kedelai, lentini, garam, minyak zaitun, bawang putih, dan air lemon. Agar lebih menarik dan bercita rasa unik, hidangan ini biasanya akan ditambahi dengan bawang putih yang lebih banyak, tomat dan tortilla.

Manakeesh

Hidangan khas Arab yang satu ini berbahan dasar terigu yang bentuknya menyerupai pizza. Penyajian hidangan ini pun masih terbilang cukup tradisional, yaitu dengan menggunakan zaatar, yaitu salah satu jenis rempah khas Arab yang dicampur dengan minyak zaitun dan biji wijen kemudian dioleskan di atas adonan sebagai topping sebelum dipanggang.

Baca juga : Zaatar, Campuran Rempah Serbaguna

Namun, seiring berjalannya  waktu muncul variasi dan modifikasi topping manakeesh, seperti bawang, tomat, saus pedas, daging cincang, dan keju. Manakeesh memiliki citarasa yang lezat dan khas, serta sangat cocok dijadikan sebagai menu sarapan atau makan siang.

Nasi Mandhi

Selain nasi kebuli, nasi mandhi adalah hidangan khas Arab lainnya yang berbahan dasar nasi. Nasi mandhi ini dibuat dengan cara mencampurkan nasi, daging, dan rempah-rempah khusus yang nantinya dimasak dengan cara ditanur, sedangkan ditanur itu sendiri adalah memasak dengan cara pembakaran dengan api besar yang tempatnya berupa sebuah lubang yang ada di bawah tanah.

Baca juga : Nasi-nasi Khas Timur Tengah: Kebuli, Mandhi & Biryani. Apa Bedanya?

Salah satu rempah yang dipakai pada hidangan ini adalah apron, yaitu rempah khas Arab yang membuat makanan ini berwarna kekuningan dan memiliki rasa yang begitu menggugah selera. Sementara itu, daging yang dipakai biasanya adalah daging kambing, karena pada umumnya, masakan khas Arab sering menggunakan daging kambing daripada daging sapi.

Baca juga : Ini Alasan Masakan Timur Tengah Jarang Pakai Daging Sapi

Nasi Biryani

Hidangan yang satu ini sering disamakan dengan nasi mandhi, karena memiliki warna yang menyerupai. Adapun pembeda antara nasi ini dengan nasi mandhi adalah rasanya yang lebih pedas. Selain dari segi rasa, cara memasak nasi ini pun juga berbeda dari nasi mandhi, yaitu dengan cara diaron dan disirami dengan bumbu rempah-rempah yang sudah diproses sedemikian rupa.

Baca juga : Mandi atau Mandhi (Kuliner Timur Tengah)

Rasa pedas yang akan Anda dapat pada nasi ini berbeda dengan rasa pedas pada umumnya. Saat Anda memakan nasi ini, Anda akan merasakan sensasi pedas yang menimbulkan hangat di mulut dan perut, mirip dengan cita rasa pedas ala masakan India.

Baca juga : Selain di Indonesia, 6 Negara Ini Juga Penyuka Kuliner Pedas!

Negara Arab memiliki beberapa hidangan khasnya dan beberapa di antaranya saat ini telah terkenal dan disukai oleh banyak orang Indonesia. Dari 5 daftar yang sudah KAWN sajikan diatas, kira kira hidangan mana yang Anda paling suka, silahkan tulis di kolom komentar ya!