Word of Mouth: Strategi Ampuh Tingkatkan Penjualan, Yuk Kenali Lebih Dalam!

-

Word of mouth, bisa dibilang merupakan salah satu strategi marketing konvensional yang banyak digunakan dari zaman dahulu. Kendati demikian, strategi ini sangat ampuh untuk mendongkrak penjualan dari berbagai skala bisnis, termasuk juga pada UMKM.

Sejatinya, word of mouth merupakan teknik pemasaran dengan zero cost atau gratis. Bagaimana tidak, mengandalkan informasi produk yang disebarkan dari satu orang ke orang lainnya, membuat strategi ini tidak membutuhkan biaya sama sekali.

Baca juga: Media Sosial x Bisnis

Lantas, apa itu word of mouth? Secara harfiah, word of mouth merupakan suatu proses pemasaran yang dilakukan dari mulut ke mulut, kutip glints. Cara kerjanya sangat sederhana, misalkan ada seorang konsumen yang suka dengan produk Anda. Dia tidak hanya sekadar menyukainya saja, tentunya dengan senang hati dia juga akan membicarakan produk tersebut kepada orang lain.

Baca juga: 5 Manfaat Memahami Perilaku Konsumen Terhadap Perkembangan Bisnis

Secara sadar atau tidak, dia telah melakukan word of mouth marketing dengan ikut mempromosikan produk Anda. Nah, untuk Anda yang tertarik dengan strategi marketing ini, kali ini KAWN coba membahasnya secara lengkap untuk Anda.

Word of Mouth, Berikut Manfaatnya

source : canva

Word of mouth mampu memberikan manfaat yang cukup signifikan bagi sebuah brand. Kuncinya, selama brand tersebut memiliki citra baik dan mampu menjaga hubungan baik dengan konsumennya, maka strategi ini dapat berjalan cukup lama. Berikut beberapa manfaat dari strategi word of mouth:

1. Membangun Sebuah Brand serta Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Kita semua menyadari, membangun sebuah brand baru tidaklah mudah. Dari sekian banyak strategi marketing yang ada, bisa dibilang word of mouth bisa menjadi pilihan efektif untuk dijalankan. Word of mouth marketing mampu membangun sebuah brand untuk lebih dikenal dan meningkatkan kepercayaan konsumen.  

2. Bentuk Promosi Gratis

Bandingkan dengan kegiatan promosi lainnya seperti beriklan di TV, radio maupun menggelar sebuah event offline yang membutuhkan banyak biaya. Biasa dibilang, word of mouth merupakan strategi promosi yang tanpa biaya.

Baca juga: Biaya Iklan TV Mahal, Apakah Worth It dengan Manfaatnya?

Bagaimana tidak, kegiatan promosi ini secara otomatis dilakukan oleh orang lain atau konsumen dengan sendirinya.  Oleh karena itu, kegiatan promosi ini sangat menguntungkan bagi perusahaan karena bisa menurunkan beban biaya promosi.

3. Meningkatkan Penjualan

Bukan rahasia lagi, jika melakukan strategi marketing dengan optimal memiliki andil besar terhadap peningkatan penjualan. Dan salah satunya adalah dengan melakukan word of mouth.

4. Cerminan Brand yang Baik dari Segi Pelayanan Maupun kualitas Produk

Teknik word of mouth bisa menjadi cerminan, bahwa sebuah brand memiliki kualitas produk dan pelayanan yang baik. Citra baik ini bisa dibuktikan dengan adanya feedback atau testimoni positif dari konsumen. Dampaknya, tentu saja terbentuknya kepercayaan konsumen terhadap sebuah brand semakin meningkat.

Baca juga: Ingin Diingat Terus Oleh Konsumen? Buat Logo Bisnis Anda Lebih Menarik dengan Tips ini!

Tips Ampuh Menjalankan Word of Mouth

source : canva

Tidak bisa dipungkiri, word of mouth merupakan salah satu teknik promosi paling efektif. Pasalnya, seseorang akan lebih percaya dengan promosi dari orang terdekatnya, dibanding promosi langsung dari pemilik produk, seperti beriklan di TV maupun media lainnya.

Namun, membuat konsumen mau merekomendasikannya ke orang lain tidaklah mudah. Dibutuhkan beberapa tips jitu agar strategi word of mouth dapat berjalan dengan baik, berikut ulasannya.

1. Berikan Kualitas Produk serta Layanan Terbaik

Hal paling utama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan kualitas produk serta pelayanan yang baik kepada konsumen Anda. Dengan begitu, konsumen akan merasa puas dan sangat mungkin untuk mempromosikan brand Anda kepada orang lain tanpa Anda minta.

Baca juga: Kepuasan Pelanggan, Terapkan Cara ini untuk Mengukurnya

2. Jaga Hubungan Baik dengan Konsumen

Membangun hubungan baik antara bisnis dengan konsumen sangat penting untuk dilakukan. Bukan hanya untuk membangun loyalitas konsumen, hubungan baik yang sudah dibangun juga memungkinkan konsumen dengan senang hati akan merekomendasikan produk Anda kepada konsumen lainnya.  

3. Selalu Minta Feedback atau Testimoni dari Konsumen

Seperti yang kita ketahui, feedback atau testimoni dari konsumen bisa digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap sebuah brand. Selain itu, langkah ini juga membuat mereka merasa terlibat dalam proses pengembangan produk. Ini juga menunjukkan kalau Anda peduli dan menghargai feedback yang konsumen berikan.

Baca juga: Ketahui Pentingnya Feedback Pelanggan Terhadap Perkembangan Bisnis Online Shop Anda

4. Terapkan KOL (Key Opinion Leader) Marketing

Penggunaan media sosial yang semakin masif membuat KOL marketing menjadi salah satu strategi yang banyak dilakukan saat ini. Salah satu manfaatnya tentu saja bisa mengembangkan word of mouth marketing yang dapat menjangkau konsumen lebih luas.

Baca juga: Pentingnya Influencer Dalam Perkembangan Bisnis Online Shop

Kekurangan Word of Mouth Marketing

source : unsplash

Kita semua menyadari, banyak hal positif maupun manfaat dari diterapkannya word of mouth. Kendati demikian, jika dilakukan dengan sembarangan, bisa saja berakibat buruk terhadap sebuah brand. Untuk itu, berikut kekurangan dari dilakukannya word of mouth marketing:

1. Bisa Berakibat Buruk Terhadap Brand

Apa yang dirasakan konsumen terhadap sebuah brand tentunya sangat mempengaruhi penilaian yang diberikan. Sederhananya seperti ini, jika konsumen merasakan hal yang baik dan merasa puas, maka review atau feedback yang diberikan pun akan baik juga. Namun masalahnya, jika konsumen merasakan hal yang buruk, feedback yang diberikannya pun akan berakhir negatif juga.

Jika kondisi ini terus menerus berulang, bukan tidak mungkin citra buruk akan melekat pada brand Anda. Tidak mau kan hal ini terjadi pada bisnis Anda! Kuncinya yang harus Anda lakukan adalah memastikan produk serta pelayanan yang diberikan sudah maksimal.

Baca juga: Kesalahan Bisnis yang Mesti Dihindari, UMKM Wajib Tahu!

2. Sulit Mengukur Keberhasilannya

Kekurangan lainnya dari strategi ini adalah sulitnya mengukur tingkat keberhasilannya. Informasi yang diberikan konsumen kepada teman maupun kerabat biasanya dilakukan secara langsung lewat jaringan pribadi. Dampaknya, Anda tidak bisa mengukur atau mendapatkan data yang akurat dari word of mouth marketing yang telah terjadi.

3. Sangat Bergantung Pada Inisiatif Konsumen

Meskipun Anda sudah memberikan produk serta layanan terbaik kepada konsumen, belum tentu word of mouth dapat terjadi. Penyebabnya tentu saja karena konsumen lah yang menjadi pemeran utama atau pemegang kendali dalam strategi ini.

KawanKAWN, itulah sedikit informasi tentang strategi word of mouth terhadap sebuah brand bisnis. Oh iya, jika ada pertanyaan seputar word of mouth maupun aplikasi kasir online KAWN, silahkan tulis di kolom komentar ya. Dan, bagi KawanKAWN yang memiliki usaha dan ingin mencoba free trial aplikasi kasir online KAWN selama 15 hari, silahkan klik disini.

Sampai jumpa, silahkan ditunggu artikel selanjutnya!