Metode Pembayaran Paylater, Yuk Kenali Lebih Dalam!

-

Metode pembayaran pada transaksi online saat ini begitu banyak jenisnya. Tentunya hal ini tidak lepas dari peran teknologi dan bisnis yang semakin berkembang dari hari ke hari.

Salah satu dampak positifnya adalah hadirnya metode pembayaran paylater. Jelas saja, kondisi ini membuat transaksi belanja online semakin mudah dan tentunya semakin disukai masyarakat.

Baca juga: Kenali 5 Manfaat Transaksi Non Tunai

Mungkin bagi Anda yang kerap belanja online sudah tidak asing dengan istilah ini. Istilah ini biasanya masuk kedalam pilihan saat Anda akan melakukan pembayaran. Beberapa metode pembayaran yang ditawarkan, mulai dari transfer bank, kartu kredit, virtual account, cash on delivery dan juga paylater.

Baca juga: COD atau Cash on Delivery, Berikut Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Lantas, apa yang dimaksud dengan metode pembayaran paylater? Apa saja keuntungan dan kerugian dari metode pembayaran ini?

Untuk itu, pada artikel kali ini KAWN akan coba mengulas lebih dalam tentang metode pembayaran paylater. Dikutip dari beberapa sumber, berikut penjelasannya.

Metode Pembayaran Paylater, Apa Itu?

source : google image

Secara harfiah, dalam Bahasa Inggris, paylater berasal dari 2 kata, yakni “pay” yang artinya membayar, sedangkan “later” artinya nanti. Namun, dikutip brilio, paylater merupakan metode pembayaran yang dilakukan dengan cara menunda atau mencicil jumlah tagihan pada suatu transaksi.  

Paylater hadir guna memudahkan konsumen dalam memenuhi kebutuhan pribadinya, disaat tidak memiliki uang tunai atau saldo dalam rekeningnya. Sederhananya, konsep paylater bisa diartikan “beli sekarang bayar nanti”.

Sebetulnya, konsepnya hampir sama dengan kartu kredit. Dimana, ada suatu lembaga atau perusahaan yang menalangi pembayaran saat Anda melakukan pembelian secara online. Setelah itu, barulah Anda diwajibkan membayar sejumlah nominal tertentu pada waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Mekanisme Pengajuan dan Pembayaran Paylater

source : google image

Setelah Anda tahu, mungkin Anda langsung tertarik menggunakan metode pembayaran paylater juga. Lantas, bagaimana cara pengajuannya agar bisa menikmati layanan ini?  

Dikutip cashbac, syarat mutlak agar pengajuan paylater dapat diproses adalah harus berusia 17 tahun keatas dan berkewarganegaraan Indonesia. Selanjutnya, Anda wajib mengisi informasi diri dan juga melampirkan scan KTP sebagai bukti dari kedua syarat tersebut.

Setelah pengajuan Anda disetujui, barulah Anda mendapat limit pinjaman. Untuk awal-awal, biasanya limit pinjaman tidak begitu besar. Namun, jika Anda sering menggunakan paylater dan history pembayaran Anda tepat waktu, biasanya limit pinjaman akan terus bertambah.

Lantas, bagaimana dengan mekanisme pembayarannya? Anda akan diberi batasan waktu untuk membayarnya, biasanya mulai dari seminggu hingga tiga bulan.

Namun, dalam rentan waktu tersebut, Anda dibebaskan kembali apakah ingin membayar secara full payment atau dilakukan dengan mencicil. Tentunya, ada denda yang harus Anda bayarkan jika melewati batas tempo yang sudah ditentukan.

Kelebihan dan Kekurangan Paylater

source : silvawebdesigns

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan paylater, ada baiknya jika Anda baca dulu point ini. Pasalnya, paylater juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda ketahui. Dikutip dari laman populix, berikut ulasannya.

Kelebihan Menggunakan Paylater

1. Pengajuannya mudah

Seperti disinggung sebelumnya, pengajuan paylater begitu mudah, cepat dan praktis. Hanya dengan memenuhi syarat dan mencantumkan KTP, biasanya sudah bisa berbelanja dengan metode pembayaran paylater. Hal ini tentunya berbeda dengan pengajuan kartu kredit yang sedikit lebih rumit.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Kredit Pertama, Apa yang Mesti Diperhatikan?

2. Pilihan tenor yang beragam

Paylater memiliki pilihan tenor pembayaran yang bisa Anda sesuaikan dengan keinginan atau kemampuan Anda, mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan lamanya. Perlu Anda ketahui, semakin singkat tenor yang Anda pilih, semakin kecil pula bunga yang dibebankan kepada Anda.

3. Tersedia banyak promo

Untuk menarik minat banyak pengguna, biasanya marketplace memberikan berbagai promo menarik, mulai dari promo cicilan 0%, potongan harga dan juga promo buy 1 get 1. Menarik bukan?

Baca juga: Terapkan 5 Jenis Diskon ini, Dijamin Konsumen Bakal Happy

Kekurangan Menggunakan Paylater

1. Menjadi lebih konsumtif

Dengan semua kemudahan yang diberikan oleh paylater, bisa jadi Anda akan lebih boros dari biasanya. Tentunya, Ini menjadi kekurangan yang perlu Anda hindari dari penggunaan paylater.

2. Hutang semakin menumpuk

Saat Anda menggunakan paylater, tentunya Anda wajib membayar pokok hutang serta bunganya juga. Akibatnya, semakin sering Anda menggunakan paylater, semakin menumpuk juga hutang yang Anda emban.

3. Keamanan data yang tidak terjamin

Kekurangan paylater berikutnya adalah kebocoran dan penyalahgunaan data. Saat mengajukan, Anda harus mengisi informasi diri dan menyerahkan scan KTP. Dengan memberikan data tersebut, maka data pribadi Anda rawan untuk dicuri dan disalahgunakan oleh orang lain.

Baca juga: Big Data, Dalam Pengembangan Bisnis

KawanKAWN, diatas merupakan sedikit informasi tentang metode pembayaran paylater. Apakah Anda pengguna juga? Yuk berbagi pengalaman Anda saat menggunakan metode pembayar yang satu ini! Tulis di kolom komentar ya!