Hari Raya Nyepi, Yuk Sajikan Makanan Khas Berikut

-

Hari Raya Nyepi menjadi momen paling ditunggu-tunggu bagi Umat Hindu di seluruh pelosok Indonesia. Terlebih bagi masyarakat Pulau Bali yang mayoritas menganut agama tersebut, sudah barang tentu nuansa Nyepi akan sangat terasa disana.

Berdasarkan perhitungan kalender Umat Hindu, Hari Raya Nyepi merupakan momen perayaan pergantian Tahun Baru Saka. Kendati demikian, momen tersebut dilakukan dengan suasana yang hening atau sepi. Sungguh berbeda dengan perayaan tahun baru lainnya, seperti Tahun Baru Masehi, Tahun Baru Hijriah maupun Chinese New Year atau yang biasa disebut Imlek.

Baca juga: Imlek, Berikut Peluang Bisnis Menggiurkan yang Bisa Dijalani

Hari Raya Nyepi biasanya diisi dengan menjalankan peribadatan dan berbagai macam tradisi, mulai dari ogoh-ogoh, ritual dharma shanti, ritual ngembak agni dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan juga berbagai makanan khas yang bisa disajikan saat Hari Raya Nyepi.

Bukan hanya sebagai pengisi perut belaka, makanan-makanan tersebut disajikan karena tersirat nilai-nilai filosofi yang mendalam. Penasaran, makanan khas Hari Raya Nyepi apa saja yang kerap dihidangkan masyarakat Hindu? Dilansir dari laman food.detik, berikut daftarnya.

Hari Raya Nyepi Biasanya Menyajikan Pulung Nyepi

source : carimakanaja

Begitu banyak makanan khas yang biasa disajikan saat Hari Raya Nyepi. Namun satu yang sama sekali tidak boleh dilewatkan, dan bahkan makanan ini membawa embel-embel kata “Nyepi” lho, yakni pulung Nyepi.

Pulung Nyepi merupakan kue basah yang terbuat dari campuran tepung beras dan tepung kanji. Dari tampilan dan bahan yang digunakan memang mirip sekali dengan kolak biji salak, akan tetapi pulung Nyepi disajikan hanya menggunakan gula merah tanpa campuran santan kelapa.

Ialah Desa Sukasada, salah satu desa kecil yang berada di Pulau Bali. Meski berasal dari desa kecil, makanan ini akan sangat banyak dijumpai di pelosok Pulau Bali saat perayaan Hari Raya Nyepi.

Berwarna Coklat, Manis dan Bertekstur Kenyal, Cerorot

source : dapursasak

Selanjutnya ada cerorot yang menjadi makanan khas saat perayaan Hari Raya Nyepi. Cerorot merupakan camilan tradisional berbahan dasar tepung beras, santan, tepung kanji, daun pandan serta gula merah. Dibungkus menggunakan daun janur atau daun kelapa muda, membuat camilan ini memiliki rasa dan aroma yang khas.

Rasanya yang manis dan bentuknya yang unik menyerupai kerucut, membuat kue ini disukai banyak orang, baik itu orang dewasa maupun anak-anak. Meski terkenal di Pulau Bali, camilan ini juga banyak ditemui di daerah lainnya, seperti di Jawa Tengah, Lombok dan juga Flores.

Baca juga: Jajanan Khas Flores, Nusa Tenggara Timur

Kudapan Berupa Lontong Khas Hari Raya Nyepi, Entil

source : kintamani

Jika Lebaran identik dengan ketupat, Hari Raya Nyepi juga memiliki kudapan serupa, entil namanya. Baik entil maupun ketupat memiliki bahan dasar serta cara memasak yang hampir sama. Namun, kulit untuk membungkusnya lah menjadi satu-satunya pembeda dari kudapan ini.

Jika ketupat menggunakan daun kelapa, berbeda dengan entil yang menggunakan daun nyelep atau talengidi. Karena penggunaan daun tersebutlah, membuat entil memiliki aroma serta rasa yang khas. Biasanya, masyarakat Pulau Bali menyajikan entil dengan berbagai macam pelengkap, mulai dari urap-urap Bali, sambal goreng serta taburan sambal kelapa.

Baca juga: Mengenal Entil, Makanan Khas Tabanan Yang Kaya Filosofi

Sajian Persembahan Saat Ritual Keagamaan, Ayam Betutu

source : dapurkobe

Mungkin, ini menjadi satu-satunya makanan yang paling banyak ditemui di belahan Indonesia lainnya, bahkan bukan saat Hari Raya Nyepi sekalipun, yakni ayam betutu. Rasanya yang enak dengan bumbu yang begitu pekat, membuat siapa saja suka dengan ayam betutu.

Baca juga: 5 Olahan Ayam dari Berbagai Daerah Di Indonesia, Buat Nafsu Makan Anda Memuncak!

Setiap acara keagamaan, tentunya identik dengan sebuah tradisi maupun ritual, tidak terkecuali bagi Umat Hindu. Dalam upacara keagamaan Umat Hindu sendiri biasanya terdapat makanan yang diperuntukan sebagai sesembahan.

Baca juga: Persembahahan Dalam Agama Hindu di tujukan kepada siapa??

Salah satu yang paling sering digunakan adalah ayam betutu. Menggunakan ayam kampung yang dimasak secara tradisional dengan menggunakan api sekam, membuat ayam betutu memiliki cita rasa otentik khas Pulau Bali.

Jaja Apem, Kue Mangkok Khas Tanah Bali

source : wikipedia

Jaja apem merupakan makanan tradisional Pulau Bali yang kerap hadir saat perayaan Hari Raya Nyepi. Jaja Apem terbuat dari adonan fermentasi tepung beras yang dicampur dengan tape singkong dan juga air kelapa.

Baca juga: Teknologi Fermentasi pada Produk F&B

Bentuknya menyerupai kue mangkok, biasanya kue ini sering ditemui di pasar-pasar tradisional di Pulau Bali. Menariknya, kue ini tidak menggunakan gula sedikit pun. Karena itulah, kue ini memiliki rasa yang tidak begitu manis.

KawanKAWN, baru saja kita ulas beberapa makanan khas saat Hari Raya Nyepi. Dari kelima makanan diatas, apakah Anda pernah mencoba salah satunya? Yuk diskusikan di kolom komentar!