Psikologi Warna Pada Bisnis F&B, Kenali Ragam Manfaatnya

-

Psikologi warna dinilai memiliki peran yang cukup penting dalam bisnis kuliner. Dimana warna makanan dan minuman yang menarik dapat menggugah selera pelanggan untuk mencicipinya. Kenapa bisa demikian?

Baca juga: Mau Daftar Menu Anda Terlihat Menarik, Ikuti 7 Tips Berikut

Salah satu penyebabnya adalah, karena warna merupakan elemen pertama yang diperhatikan saat seseorang melihat makanan ataupun minuman. Prosesnya sederhana, sebelum lidah Anda bisa merasakan suatu makanan, Anda telah mengirimkan sinyal ke otak untuk menginterpretasikan rasa dari makanan tersebut melalui mata Anda.

Inilah yang dinamakan psikologi warna pada makanan. Sehingga, kita bisa simpulkan, bahwa peran psikologis warna terhadap selera makan seseorang memang terbukti benar adanya.

Sebagai pebisnis, Anda bisa mengaplikasikan warna pada makanan itu sendiri atau pada kemasannya. Untuk itu, pilih warna yang menarik dan mempresentasikan produk F&B yang Anda jual.

Baca juga: Pentingnya Kemasan Produk yang Menarik untuk Bisnis F&B Anda, UMKM Wajib Tahu nih!

Lantas, dalam dunia bisnis kuliner, warna-warna apa saja yang bisa digunakan pada produk F&B. Melansir health.detik.com, berikut efek yang dihasilkan dari setiap jenis warna terhadap produk-produk F&B.

Psikologi Warna Merah dan Kuning yang Mempresentasikan Makanan Utama

source: google image

Karena secara psikologi warna, warna merah dan kuning dapat membangkitkan selera dan merangsang nafsu makan, sehingga banyak bisnis F&B yang menjadikan warna merah dan kuning sebagai warna pada menu makanan utama. Selain itu, warna merah juga bersifat energik, penuh emosi dan menarik perhatian. Salah satu contohnya adalah kimchi khas Korea.

Baca juga: Suka Makan Kimchi? Yuk, Coba Buat 5 Resep Kimchi ini Dirumah

Sang Penambah Nafsu Makan: Oranye

source: google image

Basically, oranye bukanlah warna dasar, melainkan campuran antara warna merah dan kuning. Warna oranye dapat membantu meningkatkan pasokan oksigen ke otak, menghasilkan efek menyegarkan, merangsang ide dan menciptakan antusiasme. Seperti halnya warna jeruk, oranye dikaitkan dengan makanan sehat dan dapat merangsang nafsu makan.

Baca juga: Sering Lemas? Ini Dia 5 Makanan Penambah Stamina

Warna yang Menenangkan dan Cenderung Santai: Hijau

source: google image

Psikologi warna pada hijau identik dengan lingkungan atau dalam makanan berkonotasi dengan makanan yang sehat, salah satunya adalah sayur-mayur. Karena berhubungan dengan alam, warna hijau dianggap sebagai warna yang menenangkan dan santai. Akan tetapi, warna hijau tidak begitu membangkitkan selera. Maka, Anda harus berhati-hati untuk membuat makanan dengan warna hijau.

Baca juga: 10 Sayuran Sehat di Dunia yang Wajib Dimakan

Warna yang Sering Dijadikan Makanan Penutup: Toska

source: google image

Psikologi warna toska pada makanan dapat merangsang nafsu makan. Terlebih jika warna toska dikombinasikan dengan warna oranye, dapat menjadi perpaduan warna yang sangat ‘lezat’. Warna toska biasanya dipilih untuk sajian pada makanan penutup, sehingga meskipun sudah merasa kenyang, tetapi tetap saja orang akan menyantapnya.

Tanpa disadari ada beberapa warna yang dapat membangkitkan nafsu makan bagi yang melihatnya. Untuk itu, pentingnya bagi pengusaha F&B untuk memperhatikan peran psikologi warna pada makanan atau minuman yang dihidangkan.

Diatas adalah beberapa alternatif warna yang bisa diterapkan ke beberapa makanan. Akan tetapi, jika Anda punya pandangan lainnya tentang warna-warna diatas, silahkan komentar pada kolom yang disediakan ya! Terima kasih!