Main ke Pecinan Bogor? Wajib Coba 5 Chinese Food ini

-

Setiap tahunnya, pada saat perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh, ada satu ruas jalan di Bogor yang menjadi pusat perhatian, karena kawasan ini terkenal sebagai salah satu daerah pecinan di Kota Bogor. Ruas jalan tersebut adalah Jalan Suryakencana, dimana di salah satu sudutnya terdapat kelenteng tertua di Kota Bogor, yaitu Kelenteng Hok Tek Bio yang juga menjadi pusat perayaan Imlek di kota hujan tersebut.

Baca juga : Yuk, Kunjungi 5 Kedai Legendaris ini di Kota Bogor

Selain menjadi pusat perayaan Imlek, Jalan Suryakencana juga dikenal sebagai salah satu kawasan wisata kuliner di kota Bogor. Membentang kurang lebih 1 kilometer mulai dari kawasan Pasar Bogor sampai Perempatan Gang Aut, beberapa chinese food dan kuliner khas kota hujan hadir di kawasan ini. Untuk chinese food, tentu saja ada beberapa kuliner yang sifatnya non-halal, namun bagi kaum muslim tidak perlu khawatir untuk main ke kawasan pecinan ini, karena kuliner halal tetap menjadi mayoritas di kawasan ini.

Baca juga : Menyusuri Sejarah Pecinan Bogor di Jalan Suryakencana

Lantas, apa saja chinese food yang bisa Anda buru di kawasan pecinan ini, berikut daftarnya.

Ngo Hiang Gedung Dalam

Mungkin kuliner ini terdengar begitu asing di telinga Anda, karena memang ngo hiang cukup sulit Anda temukan kalau bukan di kawasan pecinan. Pada dasarnya, ngo hiang merupakan rolade goreng yang terdiri dari campuran daging ayam dan daging babi. Saat Anda mencobanya, akan terasa daging yang lembut di bagian dalam dan terasa renyah dibagian luarnya.

Baca juga : Ngo Hiang, Kuliner ‘Blasteran’ Khas Bogor yang Berbeda Nasib

Salah satu kedai ngo hiang yang bisa Anda sambangi adalah Ngo Hiang Gedung Dalam yang berada di Jalan Suryakencana No. 154.  Menu andalan yang bisa Anda cicipi tentu saja ngo hiang dengan harga per porsinya Rp 33.000.

Lomie di Restoran Kencana

Di Indonesia banyak menu makanan yang merupakan perpaduan dari kuliner lokal dengan kuliner masyarakat negeri tirai bambu. Salah satunya adalah lomie, lomie adalah makanan berbahan dasar mie yang dipadukan dengan berbagai bahan lain, seperti sayuran, bakso, pangsit, cumi kering, ebi, daging ayam lalu di siram dengan kuah kental dengan campuran tepung kanji. Untuk menambah citarasa yang khas maka diberi taburan bawang goreng dan irisan daun bawang.

Baca juga : Bedanya Ifumie dan Lomie, Awas Jangan Keliru!

Jika Anda sedang main di kawasan pecinan Jalan Suryakencana Bogor dan ingin menikmati seporsi lomie yang sangat lezat, ada baiknya Anda mengunjungi restoran kencana. Karena restoran yang berada di Jalan Suryakencana Bogor nomor 143 ini, menyajikan berbagai menu chinese food yang dapat memanjakan lidah Anda, salah satunya yang menjadi best seller-nya adalah lomie.

Kue Keranjang

Sepertinya kurang afdol jika mengunjungi kawasan pecinan Bogor tidak mencicipi kue keranjangnya, terlebih saat perayaan Imlek tiba. Karena, dalam tradisi orang Tionghoa, kue keranjang merupakan hidangan wajib ada saat perayaan tahun baru Imlek dan perayaan Cap Go Meh.

Baca juga : Ini Alasan Kue Keranjang Wajib Ada saat Imlek

Kue Keranjang merupakan kue tradisional yang dibuat menggunakan tepung ketan dan gula. Kue yang memiliki tekstur kenyal dan sedikit agak lengket ini cukup mudah ditemui di kawasan pecinan Jalan Suryakencana. Banyak toko yang menjajakan penganan ini, salah satunya adalah Toko Axiang, yang menjual kue keranjang dengan harga kisaran Rp 40.000. Rasanya sayang jika tak mencicipi kue keranjang saat sedang berada di kawasan ini.

Lumpia Basah Ernes

Kuliner yang satu ini memang kerap ditemui di Kota Semarang, akan tetapi di Kota Bogor pun juga banyak kita temui kuliner ini, salah satunya yang terkenal ada di kawasan pecinan Jalan Suryakencana Bogor. Karena banyak ditemui di Semarang, pantas saja kalau banyak orang beranggapan bahwa lumpia basah berasal dari kota tersebut. Namun, melansir wikipedia.com, asal mula makanan ini adalah dari Negara Cina.

Baca juga : Berbeda dengan Lumpia Semarang, Lumpia Basah Bogor Pakai Isian Bengkuang

Di kawasan pecinan Jalan Suryakencana sendiri, Anda dapat mencicipi lumpia basah keluarga Ernes. Kedai lumpia basah yang sudah berdiri 3 generasi ini bisa disebut kuliner legendaris, karena di tahun 1972 keluarga Ernes mulai menjajakan kuliner ini.

Lumpia basah ini berisikan irisan bengkuang, tauge, tahu, ebi giling dan juga telur. Cara memasaknya pun cukup unik, lumpia ini tidak digulung, melainkan adonan isian disajikan diatas kulit yang dimasak terlebih dahulu di atas bara arang, oleh karena itu dinamakan lumpia basah. Untuk menikmati seporsi lumpia basah ini, Anda cukup merogoh kocek Rp 12.000, cukup terjangkau bukan?

Nasi Goreng Guan Tjo

Nasi goreng memang sudah sangat akrab dengan lidah masyarakat Indonesia, sehingga orang tidak lagi peduli dari mana asalnya. Namun, makanan satu ini sebenarnya adalah resep bawaan dari negeri tirai bambu. Sebagaimana dilansir dari laman damniloveindonesia.com, nasi goreng ternyata sudah ada di Negara Cina sejak 4.000 tahun sebelum masehi.

Baca juga : Begini asal muasal nasi goreng yang tak banyak orang tahu

Di kawasan pecinan Kota Bogor pun terdapat kedai nasi goreng sudah ada sejak zaman dulu, dialah kedai nasi goreng Guan Tjo. Saat ini Guan Tjo dipegang generasi kedua dan buka mulai pukul 15.00 sore hingga tengah malam. Makanan andalannya apalagi kalau bukan nasi goreng petai yang rasanya memang lezat, sehingga tidak mengherankan jika pembelinya datang silih berganti. Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam, karena dengan Rp 25.000, Anda sudah dapat menikmati seporsi nasi goreng petai Guan Tjo ini.

Berikut adalah 5 Chinese Food yang sepertinya wajib Anda coba saat bertandang ke Kota Bogor. Jadi, apakah Anda sudah siap berwisata kuliner di Pecinan Bogor? Kira-kira kuliner mana yang akan Anda cicipi lebih dulu? Silahkan tulis di kolom komentar ya!