Konten Evergreen Dan Perannya Dalam Optimasi Traffic Website, Yuk Kita Ulas!

-

Konten evergreen menjadi salah satu cara untuk meningkatkan traffic website secara organik. Itulah sebabnya, banyak content writer yang menyajikan konten evergreen ke dalam page blog website-nya.

Baca juga: Peran Website Terhadap Perkembangan Sebuah Bisnis

Kita semua menyadari, untuk masuk dan mempertahankan website pada halaman pertama mesin pencarian bukanlah perkara mudah. Tentunya, dibutuhkan strategi atau cara jitu akan hal itu, salah satunya dengan mengandalkan konten evergreen.

Lantas, apa itu konten evergreen? Apa saja manfaat dan jenisnya, lalu adakah tips atau langkah-langkah tepat saat membuat konten evergreen? Dikutip dari beberapa sumber, berikut ulasannya!

Konten Evergreen, Apa Itu? Dan Apa Saja Kelebihannya?

source : canva

Berisikan topik yang relevan dengan perkembangan zaman, konten evergreen menjadi salah satu strategi bagi konten writer untuk menarik minat audience. Secara definitif, konten evergreen merupakan konten informatif yang tidak memiliki batas kadaluarsa. Konten jenis ini tidak terpaku pada tren dan isu tertentu, seperti halnya konten trending atau viral, kutip idntimes.

Kita semua pahami, konten trending memang mampu menarik banyak audience. Namun, eksistensi konten ini tidak dalam jangka waktu yang lama. Jika beritanya sudah mulai tenggelam, konten ini tidak lagi menarik atensi banyak pembaca.

Perlu Anda ketahui, konten yang baik adalah konten bermanfaat yang dikemas dengan menarik, dan tetap relevan dengan perkembangan zaman. Lantas, selain yang disebutkan diatas, adakah kelebihan lainnya dari konten evergreen?

1. Ide Konten Lebih Mudah Didapatkan

Mencari topik konten evergreen sebenarnya cukup mudah, Anda tidak perlu menunggu tren untuk membuat konten. Namun, Anda tetap harus mencari tau seberapa ketat persaingan saat menulis artikel dengan topik tersebut.

2. Menjadi Sumber Referensi atau Backlink

Kelebihan yang paling menonjol dari konten evergreen adalah berisikan informasi yang bermanfaat dan dibutuhkan banyak orang. Kondisi ini membuat orang-orang akan dengan senang hati menyebarkan dan menjadikan konten Anda sebagai referensi. Dalam hal ini, konten yang dimaksud seperti tips dan trik, konten tutorial, konten review maupun konten inspiratif.

3. Bertahan Lama pada Search Engine

Konten evergreen memiliki peluang besar untuk bertahan lebih lama di mesin pencarian. Kata kunci dari konten evergreen lebih sering dicari oleh pengguna internet karena sifatnya yang informatif, relevan dan tak lekang oleh waktu.

Baca juga: 3 Usaha Rumahan yang Tidak di Lekang Jaman

Jenis-Jenis Konten Evergreen

source : canva

Pada umumnya, konten evergreen membahas tentang topik-topik umum yang menarik minat pembaca. Berikut ini jenis-jenis konten evergreen yang berpotensi besar mendatangkan traffic organic.

1. Konten Tutorial

Ini bisa menjadi konten yang paling banyak dicari audience. Pasalnya, Anda dapat membantu orang lain yang sedang mencari informasi untuk melakukan sesuatu. Konten ini berisikan tutorial atau tata cara dalam segala hal, mulai dari tutorial memasak atau resep, tutorial make up, tutorial menggunakan suatu barang hingga tutorial edit video maupun foto.

Baca juga: Tips Membuat Foto Produk lebih Ciamik Hanya dengan Kamera HP

2. Konten Review

Konten ini harus berbanding lurus dengan objek yang di-review. Artinya, jika Anda ingin membuat konten ini, sebaiknya cari hal atau objek yang bersifat evergreen juga. Ada banyak contoh dari konten ini, namun perlu Anda ingat buatlah review atau ulasan jujur terhadap suatu objek.

3. Konten Resources

Konten ini sangat bermanfaat sebagai rujukan pembaca ketika mencari sesuatu, seperti daftar restoran keluarga di suatu daerah, daftar tempat wisata di suatu kota dan lain sebagainya.

4. Konten Pengalaman

Pengalaman pribadi juga bisa dituangkan dalam sebuah konten. Pasalnya, konten ini bisa menjadi gambaran bagi pembaca terhadap suatu hal, misalnya pengalaman membuat paspor maupun pengalaman liburan di suatu tempat wisata.  

Tips Membuat Konten Evergreen

source : google image

Seperti disinggung diatas, ide atau pemilihan topik dalam membuat konten evergreen cukup mudah untuk didapatkan. Kendati demikian, ada beberapa tips yang bisa Anda jalani saat membuat konten evergreen. Dikutip dari laman glints, berikut pemaparannya.

1. Pilih Keyword yang Tepat

Tips pertama saat membuat konten evergreen adalah dengan mencari atau memilih keyword yang tepat. Perlu Anda ketahui, setidaknya ada 2 kriteria keyword yang baik untuk sebuah konten evergreen. Pertama, cari keyword yang memiliki search volume besar. Kedua, gunakan keyword long tail.

Baca juga: Long Tail Keyword: Rahasia SEO untuk Meningkatkan Traffic Website Anda

2. Optimasi SEO

Setelah mendapat keyword yang tepat, Anda juga perlu melakukan optimasi SEO. Ada banyak cara untuk mengoptimalkan SEO pada page blog, mulai dari menempatkan keyword pada judul, deskripsi, awal paragraf, heading 1 2 3 dan juga URL. Selain itu, perlu juga dilakukan beberapa tips berikut, seperti menyisipkan outbound link, backlink dan juga memaksimalkan internal link.  

3. Buat Artikel yang Dibutuhkan Audience

Pemilihan topik artikel juga harus dipikirkan matang-matang. Cobalah cari tahu hal-hal apa saja yang ingin diketahui dan dibutuhkan oleh pembaca.

4. Hindari Penggunaan Kalimat yang Terlalu Teknis

Perlu Anda ketahui, jika audience page blog Anda berasal dari berbagai macam latar belakang. Untuk itu, gunakan bahasa atau kalimat yang tidak terlalu teknis. Akan tetapi, jika audience Anda merupakan orang-orang yang sudah profesional di bidangnya, bisa saja menggunakan bahasa yang teknis.

KawanKAWN, itulah sedikit informasi tentang konten evergreen. Oh iya, jika ada pertanyaan seputar konten evergreen maupun aplikasi kasir online KAWN, silahkan tulis di kolom komentar ya. Dan, bagi KawanKAWN yang memiliki usaha dan ingin mencoba free trial aplikasi kasir online KAWN selama 15 hari, silahkan klik disini.