Dapatkan Keuntungan dengan 5 Usaha Minuman Tradisional ini

-

Kita semua tahu bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alamnya. Selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia juga punya kekayaan lain yang tak ternilai harganya. Mulai dari ragam bahasa, budaya, kesenian hingga kaya akan kuliner. Untuk urusan kuliner, Anda pasti setuju bahwa Indonesia memiliki beragam makanan dan minuman tradisional yang tak ternilai jumlahnya.

Baca juga : 5 Usaha Minuman Kekinian

Ditengah terpaan banyaknya usaha minuman kekinian, rasanya minuman tradisional tetap bertahan di hati masyarakat Indonesia. Cita rasa yang unik, memiliki manfaat kesehatan dan proses pembuatan yang cukup mudah adalah beberapa alasan kenapa minuman tradisional masih bertahan sampai saat ini. Jadi wajar saja, kalau banyak orang yang masih yakin, bahwa usaha minuman tradisional masih memiliki potensi keuntungan yang cukup banyak.

Baca juga : 5 Minuman Khas Daerah yang Wajib Anda Coba!

Dari sekian banyak minuman tradisional yang ada, mungkin tidak semua bisa dijadikan ladang usaha yang menjanjikan. Untuk itu, kali ini KAWN coba merangkum 5 usaha minuman tradisional yang berpotensi mendapatkan banyak keuntungan.

Es Cendol Dawet

Mungkin Anda sudah sangat familiar dengan tembang yang pernah dibawakan oleh almarhum Didi Kempot ya! mungkin saking terkenalnya minuman cendol dawet, sampai-sampai dibuatkan lagu oleh Mas Didi Kempot. Anda perlu tahu bahwa cendol dawet adalah jenis minuman yang paling dikenal di Indonesia. Bahkan, rasa dari cendol sudah terkenal di seluruh dunia, sehingga bisa Anda temukan di beberapa wilayah negara lain seperti di Malaysia, Singapura, Filipina sampai ke Eropa.

Baca juga : Fakta Unik Seputar Minuman Cendol di Indonesia

Cara pembuatannya pun cukup mudah, hanya dengan mencampurkan tepung beras, tepung kanji, air pandan, air suji dan air kapur sirih ke dalam satu tempat lalu direbus sampai mengental. Setelah selesai, letakkan ke atas saringan untuk mencetak cendol, sedangkan di bawahnya siapkan air dingin, lalu tuangkan seluruhnya untuk menjadi cendol yang utuh, tiriskan lalu angkat.

Baca juga : 5 Cara Membuat Cendol Dawet Segar Ala Rumahan Bikin Nagih Tanpa Ambyar

Melihat cara pembuatan yang cukup mudah dan pamornya yang sangat terkenal, tak ayal banyak orang memulai usaha minuman tradisional ini. Ada yang masih menjaga cita rasa tradisionalnya, ada juga yang berinovasi dengan sedikit sentuhan tangan kreatif, seperti cendol dawet dengan topping keju atau dengan tambahan rasa strawberry.

Wedang Jahe

Belakangan wedang jahe sempat menjadi primadonanya minuman tradisional, hal ini tidak lepas dari isu covid-19 yang sedang menjadi pandemi di negara kita, bahkan dunia internasional. Banyak yang mempercayai bahwa jahe dapat dijadikan penangkal virus covid-19. Namun, sebetulnya sebelum virus corona masuk ke Indonesia, jahe sudah dipercaya untuk mengobati batuk, mengatasi mual, menurunkan berat badan, meningkatkan nafsu makan serta menjaga kondisi jantung.

Baca juga : 5 Minuman Sehat yang Mudah Dibuat

Saat ini dapat dengan mudah kita temui kedai-kedai yang menjajakan minuman wedang jahe ini. Mulai dari gerobak semi permanen sampai gerai modern di pinggir jalan, seperti halnya gerai Suwe Ora Jamu yang berada di bilangan Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Wajar saja, kalau wedang jahe ini salah satu minuman tradisional yang bisa mendatangkan banyak keuntungan.

Baca juga : 5 Minuman Hangat Khas Nusantara yang Terbuat dari Jahe

Es Teler

Es teler merupakan minuman yang berisi sejumlah buah-buahan, seperti kelapa muda, nangka, alpukat yang dicampur dengan kental manis dan es. Minuman tradisional ini sangat nikmat jika diminum saat cuaca terik. Dikutip dari id.wikipedia.org, es teler diciptakan oleh Tukiman Darmowijono pada 1957. Sebenarnya awal mulanya minuman ini tidak diberi nama, namun karena rasanya begitu nikmat, pelanggannya mengaku kecanduan dan teler seperti setelah minum minuman keras. Sejak saat itulah, minuman tradisional ini diberi nama es teler.

Sudah banyak contoh pebisnis yang meraup kesuksesan dengan menjalankan usaha es teler. Seperti halnya Sukyatno Nugroho yang genap 40 tahun telah mendirikan gerai Es Teler 77, awalnya dengan bermodalkan kantin kecil di pinggir Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat hingga saat ini sudah dibuka ratusan gerai yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, dan bahkan sampai merambah negara tetangga.  

Bir Pletok

Usaha makanan dan minuman tradisional daerah memiliki pasarnya sendiri di hati masyarakat Indonesia. Begitu juga minuman tradisional Betawi seperti bir pletok, sehingga banyak pengusaha di Jakarta yang melihat peluang usaha ini. Seperti yang KAWN lansir dari kontan.co.id, salah satu pengusaha bir pletok di Kampung Betawi Jagakarsa bisa meraup omzet hingga puluhan juta rupiah per bulannya, padahal penjualannya masih di Jagakarsa dan kawasan sekitarnya.

Baca juga : Merawat Budaya Kuliner Betawi dengan Berjualan Bir Pletok

Meski bernama bir tapi minuman tradisional Betawi ini bebas alkohol. Bahan baku utamanya dari jahe dan rempah-rempah lainnya. karena terbuat dari aneka rempah, minuman ini berkhasiat menghangatkan dan menyehatkan tubuh. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menjalankan usaha bir pletok?

Bandrek

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan minuman yang satu ini. Bandrek merupakan minuman tradisional Indonesia yang berasal dari tanah sunda. Minuman bandrek menjadi salah satu pilihan masyarakat di kala udara dingin, karena sifatnya menghangatkan tubuh, jadi wajar saja kalau bandrek bisa jadi peluang usaha yang tidak akan pernah mati.

Baca juga : Resep Minuman Hangat di Musim Hujan

Bahan dasar bandrek yang paling utama adalah jahe dan gula merah, tetapi pada daerah tertentu biasanya menambahkan rempah-rempah lainnya untuk memperkuat efek hangat, seperti serai, merica, telur ayam kampung, dan sebagainya. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrek dapat menyembuhkan berbagai penyakit ringan, seperti sakit tenggorokan, batuk, dan lain sebagainya.

Baca juga : 6 Khasiat Minuman Bandrek, Salah Satunya Cegah Corona

Peluang usaha bandrek memang sangat menjanjikan, terlebih untuk daerah yang memiliki suhu udara cukup dingin seperti daerah pegunungan. Cukup mudah ditemui kios-kios yang menjajakan minuman tradisional ini, bukan hanya pedagang bandrek siap minum, melainkan bandrek kemasan pun juga banyak ditemui di warung-warung pinggir jalan.

Itulah beberapa inspirasi usaha dari minuman tradisional yang dapat KAWN sajikan. Bagaimana, apakah Anda juga tertarik untuk memulai usaha minuman tradisional ini. Jika ada pertanyaan seputar minuman tradisional, silahkan tulis di kolom komentar ya!