Bisnis Open Trip Menjanjikan Keuntungan Sekaligus Kesenangan, Siapkan 5 Tips Berikut!

-

Bisnis open trip bisa saja menghasilkan keuntungan yang berlipat, asalkan dijalankan dengan serius, tekad yang bulat serta strategi yang jitu. Saat ini, semakin banyak orang atau organisasi yang mencoba peruntungannya pada bisnis open trip.

Seperti yang kita ketahui, travelling sudah menjadi gaya hidup atau bahkan kebutuhan sekunder bagi sebagian orang saat ini. Sayangnya, banyak orang yang suka travelling namun tidak ingin repot dengan segala macam persiapannya, mulai dari membuat itinerary, menyiapkan transportasi, mencari penginapan serta menyiapkan perlengkapan fotografi.

Baca juga: Tips Membuat Foto Produk lebih Ciamik Hanya dengan Kamera HP

Karena segala persiapan itulah, membuat banyak orang menggunakan jasa open trip agen sebagai jalan ninjanya. Pasalnya, dengan jasa open trip agent, segala kebutuhan travelling sudah disiapkan mulai dari keberangkatan hingga kepulangan. Biasanya sang konsumen hanya menyiapkan segala kebutuhan yang sifatnya pribadi, seperti pakaian atau obat-obatan pribadi.

Meski menjanjikan keuntungan sekaligus kesenangan, tidak sedikit pula open trip agent yang mengalami kegagalan. Lantas, adakah tips terbaik saat seseorang membangun bisnis open trip? Dikutip dari beberapa sumber, berikut ulasannya.

Bisnis Open Trip Wajib Memiliki Tim yang Solid

source : google image

Mau membangun bisnis open trip? Itu artinya Anda harus memiliki tim yang solid. Pasalnya bisnis ini tidak bisa Anda jalani hanya seorang diri, terlebih saat hari pelaksanaan tiba, sudah pasti Anda membutuhkan tim untuk mengurusi segala aktivitas.

Oleh karena itulah, carilah tim yang solid serta kompak, sehingga membuat kinerja tim menjadi semakin efektif dan mudah. Dan yang terpenting adalah dalam hal memberikan kepuasan konsumen atau klien. Karena dari kepuasan konsumen lah memungkinkan terjadinya repeat order.

Baca juga: Kepuasan Pelanggan, Terapkan Cara ini untuk Mengukurnya

Perlu diketahui, dalam sekali perjalanan dibutuhkan beberapa personil tim, tergantung dari berapa banyaknya peserta open trip saat itu. Setidaknya ada beberapa personil inti yang diperlukan dalam tim, seperti tour leader, fotografer, tim logistik dan beberapa crew.

Baca juga: Team Building serta Manfaatnya Bagi Perusahaan dan Karyawan

Perdalam Pengetahuan Tentang Destinasi Wisata Terbaik

source : google image

Selanjutnya, perkaya bisnis open trip Anda tentang pengetahuan destinasi wisata terbaik dan tentu saja up to date. Open trip ke Lembang, Bandung misalnya, meski cukup terkenal akan kawah Gunung Tangkuban Perahu, Anda juga wajib mencari destinasi wisata lainnya. Mungkin, wajib masuk dalam daftar seperti wisata pemandian air hangat, agrowisata, wisata kuliner dan wisata alam lainnya.

Baca juga: Oleh-oleh Khas yang Buat Anda Makin Cinta dengan Kota Bandung

Namun, Anda juga perlu tahu detail informasinya, mulai dari harga tiket masuk, jam buka tutup, jarak tempuh, pusat oleh-oleh hingga tempat makan terbaik. Dengan informasi itu semua, memudahkan Anda dan tim untuk merancang sebuah itinerary.

Perluas Networking

source : google image

Bukan hanya perkaya informasi tentang destinasi wisata, penting juga bagi Anda untuk memperluas networking atau jaringan bisnis. Tentunya, banyak manfaat dan kemudahan yang didapatkan bisnis open trip Anda dari memperluas jaringan bisnis.

Pasalnya, saat membuka bisnis open trip, ada baiknya jika Anda bermitra bisnis dengan penyedia moda transportasi, tempat penginapan atau bahkan restoran. Dengan begitu, Anda bisa saja mendapatkan pelayanan serta harga terbaik.

Baca juga: Cara Efektif Tingkatkan Loyalitas Pelanggan

Selain itu, buka juga jaringan atau lakukan pendekatan kepada banyak komunitas traveler. Berikan penawaran terbaik, dari segi harga, layanan serta keunikan kepada mereka. Bukan tidak mungkin, terjadinya antrian atau waiting list saat Anda membuka pendaftaran open trip.

Buat Itinerary

source : google image

Ini menjadi sangat penting saat Anda mempromosikan agenda open trip. Rancangan perjalanan atau yang biasa disebut dengan itinerary biasanya menjadi bahan pertimbangan saat konsumen memutuskan untuk ikut atau tidaknya.

Buat itinerary serinci mungkin, mulai dari jam dan lokasi meeting point, daftar tujuan wisata serta durasi wisata. Namun penting juga bagi Anda mencantumkan hal-hal apa saja yang masuk kedalam paket dan apa saja yang tidak masuk kedalam paket wisata.  

Baca juga: Catat! Begini Cara Membuat Itinerary Perjalanan

Lakukan Promosi

source : google image

Setelah Anda sudah membuat rancangan perjalanan open trip, cobalah mulai melakukan promosi melalui media sosial. Ada dua platform media sosial yang biasanya digunakan untuk mempromosikan bisnis open trip, yakni Instagram dan Facebook.

Selain berpromosi pada media sosial, ada baiknya jika Anda tawarkan dulu ke teman-teman dekat. Lakukanlah first trip Anda dengan memberikan layanan terbaik dan tentunya sesuai dengan harga paket. Bila layanan Anda berkualitas, bukan tidak mungkin bisnis open trip Anda akan tersebar dan terus berkembang dari mulut ke mulut.

Baca juga: Strategi Pemasaran Word of Mouth untuk Meningkatkan Penjualan

KawanKAWN, di atas adalah 5 langkah saat seseorang membangun bisnis open trip. Bagaimana, setelah membaca artikel ini, tertarik merintis bisnis open trip juga? Yuk diskusikan di kolom komentar.