Tanpa Modal, Ikuti 7 Tips Memulai Bisnis Fotografi Berikut Ini

-

Pernahkah Anda mendengar quote yang pernah dikeluarkan Bapak Ridwan Kamil sewaktu masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung? Beliau pernah mengeluarkan sebuah quote tentang pekerjaan yang sangat menginspirasi bahwa “pekerjaan paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar”.

Baca juga : Memang, Pekerjaan Paling Menyenangkan adalah Hobi yang Dibayar

Nampaknya, kata-kata tersebut menginspirasi banyak orang, tak terkecuali kaum millenials dan gen Z. Hal tersebut berdampak dengan banyak orang yang memiliki hobi, berlomba-lomba untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah dari hobinya tersebut. Salah satu contoh adalah Diera Bachir, salah satu fotografer terkemuka tanah air.

Baca juga : Keren Banget, 10 Potret Artis Hasil Jepretan Diera Bachir

Sebetulnya Diera Bachir sama sekali tidak pernah menempuh sekolah fotografi, namun karena hobi dan sedikit keterampilan, akhirnya ia menekuni hobi fotografi tersebut. Berawal pada tahun 2011, karena sering memotret untuk foto profil beberapa selebritas, kini dia menjadi favorit banyak public figure untuk mengabadikan momen spesial mereka, sebut saja Raffi Ahmad dan putri presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu.

Baca juga : Tips Membuat Foto Produk lebih Ciamik Hanya dengan Kamera HP

Berkaca dari fenomena tersebut, mungkin saja kalau bisnis yang berawal dari hobi sangat digemari atau menjadi tren saat ini. Karena bisa saja, bisnis yang berawal dari hobi akan meminimalisir modal atau bahkan bisa tanpa modal sama sekali. Lantas, apa saja sih tips untuk memulai bisnis fotografi tanpa modal, melansir medium.com berikut tips yang bisa Anda terapkan.

Berdayakan Uang Muka untuk Sewa Alat

Disaat Anda sudah cukup mahir dengan fotografi dan menguasai alat-alatnya. Anda tidak perlu membeli peralatan tersebut dengan harga yang cukup mahal, karena jika Anda mendapat order foto, gunakan uang muka atau DP tersebut untuk menyewa alat-alat yang dibutuhkan.

Lalu sisihkan keuntungan dari pekerjaan fotografi tersebut untuk ditabung, yang nantinya bisa Anda gunakan untuk membeli peralatan sendiri. Bagaimana, cukup menarik dan cerdik ya tips ini.

Buat Portofolio Terbaik

Calon klien Anda biasanya akan tertarik dengan bukti hasil kerja Anda selama ini. Untuk itu, ada baiknya Anda membuat halaman khusus untuk mempublikasikan hasil karya Anda untuk dilihat oleh konsumen.

Baca juga : 4 Langkah Membangun Portofolio Yang Menguntungkan

Anda bisa membuat portofolio dengan menggunakan media sosial seperti Google plus, Facebook, Instagram atau bahkan bisa melalui blog pribadi Anda. Lalu upload hasil terbaik yang pernah Anda buat. Jadikan portofolio Anda sebagai personal branding untuk menunjukkan bahwa Anda adalah fotografer handal.

Tentukan Harga

Langkah berikutnya adalah menentukan tarif yang cocok dengan hasil fotografi Anda. Lalu, berapa tarif yang sesuai dalam jasa fotografi? Tak ada yang salah dalam menentukan tarif, karena Anda yang paham dengan harga dari karya Anda sendiri.

Baca juga : Cara Menentukan Harga Jual Produk dan Layanan Anda

Namun perlu diketahui, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan tarif disaat menerima proyek fotografi, seperti lokasi foto, alat yang digunakan, waktu, akomodasi dan masih banyak lagi. Tetapi, untuk seorang fotografer yang belum banyak mempunyai pengalaman, harga yang relatif murah sepertinya cocok untuk Anda berikan kepada klien Anda.

Jadikan Teman atau Kerabat sebagai Klien Awal Anda

Anda bisa saja memulai usaha fotografi dengan menerima proyek teman atau kerabat terdekat Anda. Jangan hiraukan masalah harga terlebih dahulu, tetapi perlihatkan bagaimana kemampuan Anda dalam bidang fotografi dengan memberikan hasil terbaik.

Bisa saja  dengan menerima proyek dari teman Anda, keahlian dan hasil baik foto Anda akan tersebar dari mulut ke mulut. Sehingga banyak orang yang akan mengetahui hasil foto Anda, secara tidak langsung ini adalah proses promosi yang sangat efektif.


Minta Testimoni dari Klien

Selain membuat portofolio, hal yang tidak kalah pentingnya adalah membuat halaman testimoni dari para klien Anda. Buatlah halaman khusus untuk menampung review atau feedback dari para klien Anda.

Baca juga : 5 Alasan Pentingnya Testimoni Pembeli

Karena testimoni dari klien Anda sangat penting untuk perkembangan bisnis Anda. Dengan adanya testimoni, Anda akan bisa mengevaluasi pelayanan dan hasil foto Anda, yang kemudian nanti menjadi bahan perbaikan terhadap bisnis Anda. Selain itu dengan adanya testimoni juga dapat membentuk kredibilitas diri Anda sendiri sebagai seorang fotografer. Sebetulnya metode ini sudah sering digunakan oleh para pebisnis, sebagai contoh, coba saja Anda lihat toko online di marketplace, mereka memasang review sebagai ukuran seberapa jauh kepuasan klien Anda terhadap barang atau jasa yang ditawarkan.

Perluas Jaringan

Perluas jaringan, perbanyak teman atau gabung dengan komunitas fotografer adalah langkah yang sangat baik dan dianjurkan untuk Anda jalankan. Tujuannya tentu agar Anda semakin memahami dunia fotografi dengan saling berbagi pengalaman bersama mereka.

Baca juga : 6 Komunitas Fotografi Indonesia Yang Layak Kamu Ikuti Di Instagram

Bukan hanya itu, bisa saja dengan semakin banyak jaringan yang Anda miliki dapat membuat peluang bisnis fotografi Anda menjadi lebih besar. Misalkan kerja sama dibidang penjualan alat-alat fotografi, dokumentasi acara atau bahkan membuka kursus fotografi.

Cara Lain Menghasilkan Uang dengan Fotografi, Jual Karya Anda di Internet

Saat ini internet merupakan media bisnis  yang sangat populer dan menjanjikan keuntungan, ada berbagai macam bisnis yang bisa Anda kerjakan melalui media internet. Salah satunya menjual foto secara online. Teknik ini banyak dilakukan oleh para fotografer profesional. Anda bisa menjual hasil karya foto Anda melalui situs jual image atau foto seperti; Shutterstock, Istockphoto, Dreamstime atau bisa juga di Bigstockphoto.

Baca juga : Kamu Hobi Fotografi? Jual Foto Jepretanmu di 10 Situs Ini

Diatas adalah beberapa tips yang bisa Anda jalankan saat memulai bisnis fotografi tanpa modal. Tanpa modal mungkin bisa saja, namun ada 1 syarat yang wajib dimiliki sang fotografer, yaitu perdalam skill foto Anda secara otodidak, atau bisa juga jadikan fotografi sebagai hobi Anda. Karena dengan begitu, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk sekolah atau kursus fotografi. Dari 7 tips yang sudah KAWN jabarkan, mungkin ada masukan atau pertanyaan dari Anda? Silahkan tulis di kolom komentar ya!