Membuka Toko Kelontong Gak Bikin Kantong Bolong

-

Setiap dari Anda pasti sudah pernah melihat toko kelontong, bukan? Toko kelontong atau sering disebut sebagai toko sembako saat ini sudah banyak bermunculan, mulai dari kios-kios di pinggir jalan sampai di dalam gang perumahan.

Munculnya toko kelontong ini memiliki peluang yang cukup menjanjikan, hal tersebut dikarenakan dagangan yang dijual di toko kelontong merupakan bahan pokok yang dibutuhkan oleh hampir setiap orang.

Saat membuka toko kelontong, mungkin sebagian dari Anda melihat banyaknya barang yang dijual memerlukan modal yang sangat banyak, tapi yang perlu Anda ketahui ternyata untuk membuka toko kelontong tidak memerlukan modal besar, berikut beberapa tips membuka toko kelontong yang ga bikin kantong bolong.

Modal

Modal menjadi elemen terpenting ketika membuat bisnis apapun, termasuk membuat bisnis toko kelontong. Mendapatkan atau memperoleh modal dapat dari mana saja, seperti tabungan pribadi dan mendapatkan dana hibah dari perusahaan melalui program CSR atau dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Jika modal yang Anda dapat untuk membuka toko kelontong dari uang pinjaman, alangkah baiknya Anda mendapatkan modal dari koperasi yang bunganya cukup rendah. Selain itu koperasi juga dapat membantu pemasaran bisnis toko kelontong Anda.

Baca juga : 3 Tips Memulai Usaha F&B dengan Modal Kecil

Mendapatkan modal dari dana hibah atau tabungan untuk membuka usaha toko kelontong, bukanlah hal yang perlu Anda bingungkan. Hal yang terpenting ketika ingin membuka toko kelontong yaitu pisahkan antara uang pribadi dengan uang usaha dari toko kelontong. Sehingga uang pribadi dan uang modal usaha tidak tercampur dan membuat ketidak jelasan dalam pengelolaan keuangan.

Cari tempat grosir yang murah

Keuntungan yang didapat oleh usaha toko kelontong atau usaha sembako, tergantung dari harga modal barang dagangan yang diperoleh. Oleh karena itu, Anda perlu mencari supplier barang yang relatif murah. Anda bisa mencari toko-toko kelontong besar yang khusus menjual barang dengan sistem grosir.

Apabila Anda menjual barang-barang tertentu, misalnya beras Anda bisa langsung membelinya ke petani. Sedangkan untuk barang lain anda bisa langsung membelinya di pasar. Biasanya harga di pasar tradisional lebih murah dibanding di toko-toko besar.

Baca juga : 4 Cara Memulai Bisnis F&B

Sebelum membuat toko kelontong, Anda dapat membangun relasi antara toko supplier besar atau petani untuk mendapatkan harga yang murah agar mampu mendapatkan keuntungan yang lebih.

Lokasi tempat

Memiliki bisnis toko kelontong dengan menyewa kios/toko di pinggir jalan memang dapat menguntungkan, karena akses yang mudah dan barang dagangan mudah dilihat. Namun, tidak ada salahnya apabila membuka bisnis toko kelontong di rumah sendiri.

Saat ini sudah banyak rumah yang disulap menjadi tempat bisnis salah satunya yaitu, bisnis toko kelontong. Dengan memiliki bisnis toko kelontong dirumah dapat menekan biaya sewa untuk tempat.

Mungkin saja Anda sudah mempersiapkan dana untuk sewa tempat. Namun, alangkah baiknya uang tersebut dapat dialokasikan untuk keperluan penunjang toko Anda, seperti membeli etalase atau lemari pendingin.

Lakukan pemasaran

Setelah Anda sudah memiliki tempat berbagai macam hal di atas, sudah saatnya Anda perlu memikirkan bagaimana cara pemasaran untuk toko kelontong Anda. Ada berbagai macam cara yang cukup efektif Anda lakukan saat melakukan pemasaran seperti membuat banner.

Pemasaran dengan membuat banner tentunya akan mengeluarkan modal namun modal yang dikeluarkan terbilang cukup sedikit. Ada cara lain agar pemasaran toko kelontong Anda yang tidak menggunakan modal sama sekali, yaitu dengan cara promosi untuk produk tertentu atau minimal pembelian.

Selain itu, apabila Anda cukup aktif di lingkungan masyarakat sekitar promosi dari mulut ke mulut terbilang cukup efektif atau Anda juga bisa promosikan melalui koperasi di lingkungan tempat Anda tinggal.

Baca juga : 3 Usaha Bisnis yang Makin Eksis

Nah itu dia beberapa alasan kenapa membuka toko kentolong tidak memakan modal yang banyak, ada beberapa hal yang sebenarnya secara biaya bisa ditekan untuk membuka bisnis ini. Apabila Anda tertarik dengan bisnis toko kelontong, Anda bisa coba cara diatas.

Sebagai pelengkap bisnis toko kelontong dan agar tidak ketinggalan jaman, Anda perlu kasir online dari KAWN sebagai pendamping setia untuk bisnis Anda.

Baca juga : KAWN Aplikasi Kasir Online Pendamping Bisnis F&B, Hadir untuk Anda!

Serta fitur-fitur di dalamnya yang membantu perkembangan bisnis Anda.Salah satu fitur yang menunjang bisnis kelontong, yaitu inventory management. Dimana fitur tersebut Anda dapat melakukan pengelolaan stok, mengetahui jumlah stok di gudang, dan juga dapat melakukan pembelian bahan baku ke toko supplier.

Kasir online dari KAWN sama seperti toko kelontong yang ga bikin kantong bolong, paket langganan yang ditawarkan sangat murah dan juga beragam. Kalau Anda masih penasaran bisa mencoba secara gratis selama 30 hari.