Kuliner Viral TikTok Selama Masa Pandemi

Bisnis338 Views

Kuliner Viral TikTok Selama Masa Pandemi Saat dunia berhenti sejenak karena pandemi, ada satu hal yang tetap bergerak cepat: kreativitas di dapur. Di tengah kebosanan akibat pembatasan aktivitas, banyak orang mulai bereksperimen dengan bahan-bahan sederhana di rumah, lalu membagikannya ke media sosial. Salah satu platform yang paling berpengaruh dalam gelombang ini adalah TikTok.

TikTok bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga menjadi dapur virtual terbesar di dunia. Dari video berdurasi singkat, lahirlah tren kuliner yang viral, menggugah selera, dan bahkan melahirkan bisnis baru.

“Pandemi membuat dapur menjadi panggung dan ponsel menjadi jendela bagi kreativitas rasa.”


Munculnya Fenomena Kuliner TikTok

Kuliner

Selama pandemi, orang tidak hanya menonton TikTok untuk menari atau bercanda, tapi juga mencari inspirasi resep. Algoritma TikTok yang cepat menyebarkan video membuat tren kuliner bisa viral hanya dalam hitungan jam.

Mulai dari resep minuman, dessert kekinian, hingga makanan rumahan yang dikemas dengan gaya modern, semua menjadi bagian dari “gelombang dapur” baru di dunia maya.

Fenomena ini juga menandai pergeseran gaya hidup masyarakat. Sebelumnya, makanan viral lahir dari kafe atau restoran. Kini, tren justru muncul dari dapur rumahan. Resep sederhana bisa menjelma jadi peluang bisnis besar, berkat jangkauan TikTok yang luar biasa.

“Satu video 30 detik bisa mengubah sebuah resep keluarga menjadi brand yang dikenal di seluruh Indonesia.”


Dalgona Coffee, Awal dari Segalanya

Kuliner

Salah satu tren kuliner pertama yang benar-benar mendunia di masa pandemi adalah Dalgona Coffee. Minuman asal Korea Selatan ini menjadi simbol awal kreativitas masyarakat saat harus tinggal di rumah.

Dalgona Coffee dibuat dengan bahan sangat sederhana: kopi instan, gula, dan air panas. Semua dikocok hingga berbentuk foam lembut, kemudian disajikan di atas susu dingin.

Keindahan visual dari busa kopi berwarna karamel yang kontras dengan susu putih membuatnya sangat fotogenik. Tak heran jika jutaan orang di seluruh dunia ikut mencoba dan membagikan versi mereka sendiri di TikTok.

“Dalgona Coffee bukan hanya minuman, tapi simbol optimisme di tengah situasi yang tidak pasti.”

Minuman ini juga menjadi pintu masuk bagi tren kuliner lain yang mengandalkan estetika dan kesederhanaan.


Cloud Bread, Si Roti Awan yang Lembut dan Cantik

Tak lama setelah Dalgona Coffee, muncul tren Cloud Bread, roti bertekstur lembut seperti kapas yang berwarna pastel. Hasilnya memang tampak seperti awan—fluffy, ringan, dan menggemaskan.

Bahan dasarnya hanya putih telur, gula, dan tepung maizena. Ketika dipanggang, adonan ini mengembang sempurna dan menghasilkan tekstur unik di dalamnya.

Popularitas Cloud Bread meningkat pesat karena tampilannya yang cantik di kamera dan kemudahan membuatnya di rumah. Banyak kreator kuliner TikTok menambahkan pewarna makanan untuk membuat versi pelangi, ungu lavender, hingga biru laut.

“Cloud Bread membuktikan bahwa keindahan bisa diciptakan dari hal-hal sederhana, selama kita berani bereksperimen.”

Tren ini juga mendorong banyak orang yang awalnya tidak suka memasak untuk mencoba hal baru di dapur mereka.


Dessert Box, Tren Mewah dari Dapur Rumah

Salah satu kuliner yang paling fenomenal di TikTok selama pandemi adalah dessert box. Kudapan ini menjadi simbol gaya hidup baru: praktis, manis, dan fotogenik.

Dessert box berasal dari negara Prancis, di mana konsep dessert berlapis dengan tampilan elegan sudah menjadi tradisi sejak abad ke-18. Namun, versi modern yang viral di Indonesia lebih sederhana—biasanya berupa lapisan kue, krim, dan topping yang disajikan dalam wadah transparan.

Daya tarik utamanya terletak pada tampilan visual dan teksturnya yang lembut. Kombinasi antara cake base, mousse, dan whipped cream menciptakan sensasi mewah di lidah, meski dibuat dari bahan sederhana.

Saat tren ini meledak di TikTok, banyak pengguna yang mulai menjual dessert box buatan mereka sendiri. Variannya pun beragam, mulai dari cokelat klasik, tiramisu, red velvet, hingga matcha.

“Dessert box menjadi bukti bahwa kemasan dan visual bisa mengangkat nilai dari rasa.”

Tren ini membuka peluang bisnis besar bagi pelaku usaha rumahan. Banyak di antaranya yang kini memiliki merek terkenal berawal dari satu video TikTok viral.


Korean Garlic Cheese Bread, Perpaduan Rasa Gurih dan Manis

Setelah gelombang dessert manis, muncul tren baru yang lebih gurih namun tetap menggoda kamera: Korean Garlic Cheese Bread.

Roti bundar lembut ini diisi dengan krim keju, lalu dibalut dengan campuran mentega, bawang putih, dan susu. Saat dipanggang, aromanya luar biasa harum dan menggoda siapa saja yang melihat videonya.

Asal mula roti ini sebenarnya dari kota Busan, Korea Selatan, namun popularitasnya melesat setelah banyak food creator TikTok membagikan proses pembuatannya yang menggiurkan.

Bagi banyak orang Indonesia, roti ini menjadi alternatif baru selain pastry manis. Keunikan perpaduan rasa asin, gurih, dan sedikit manis membuatnya cocok disantap kapan saja.

“Korean Garlic Cheese Bread adalah roti yang sempurna untuk kamera dan lidah.”

Tren ini juga menandai meningkatnya pengaruh budaya Korea di dunia kuliner global, termasuk di Indonesia.


Cinnamon Roll, Cinta Lama yang Kembali Viral

Sebenarnya, Cinnamon Roll bukan hal baru di dunia kuliner. Namun selama pandemi, resep ini kembali viral berkat TikTok. Versi yang populer kali ini bukan hanya versi klasik panggang, tapi juga “Cinnamon Roll Mug Cake” dan “No Oven Version”.

Tren ini menarik karena banyak orang menemukan cara membuat roti tanpa oven, hanya menggunakan wajan atau rice cooker. Kreativitas seperti ini memperlihatkan bagaimana masyarakat beradaptasi dengan keterbatasan alat di rumah.

Selain rasanya yang manis dan lembut, aroma kayu manis yang khas memberikan efek nostalgia bagi banyak orang. Cinnamon Roll menjadi comfort food di tengah suasana yang penuh ketidakpastian.

“Ketika dunia terasa berat, wangi kayu manis dari dapur bisa membuat segalanya terasa lebih ringan.”


Es Kopi Susu Gula Aren, Dari Kafe ke TikTok

Sebelum pandemi, es kopi susu gula aren sudah populer di kafe-kafe Jakarta. Namun saat pandemi, minuman ini benar-benar meledak di TikTok karena banyak orang mencoba membuat versi rumahan mereka sendiri.

Racikannya sederhana: kopi espresso atau kopi hitam, dicampur susu segar, lalu disiram gula aren cair. Rasanya manis, creamy, dan punya aroma karamel alami.

Tren ini tidak hanya melahirkan konten viral, tapi juga ribuan bisnis kopi online. Banyak orang yang memanfaatkan momentum dengan membuka usaha minuman rumahan, mengemasnya dengan botol lucu, dan menjualnya melalui media sosial.

“Kopi susu gula aren adalah simbol adaptasi: sederhana, tapi tetap punya cita rasa profesional.”

Minuman ini menjadi pengingat bahwa rasa autentik bisa tetap hadir, bahkan tanpa mesin espresso mahal.


Pancake Cereal, Sarapan yang Lucu dan Instagramable

Tren TikTok selanjutnya yang tak kalah unik adalah Pancake Cereal. Ide ini sangat sederhana tapi sangat menggemaskan: membuat pancake dalam ukuran kecil, lalu menyajikannya dalam mangkuk seperti sereal.

Biasanya disajikan dengan sirup maple, mentega, atau susu, pancake kecil ini tidak hanya enak dimakan tapi juga sangat fotogenik di video TikTok.

Tren ini menarik karena memadukan dua hal yang disukai banyak orang: makanan manis dan visual yang menyenangkan. Banyak keluarga membuatnya bersama anak-anak, menjadikannya kegiatan bonding yang seru di masa karantina.

“Pancake Cereal mengubah sarapan biasa menjadi momen bahagia yang penuh tawa.”


Croffle, Si Penjaga Tren Setelah Pandemi

Saat pandemi mulai mereda, muncul satu kuliner viral lain yang seolah menutup era panjang tren dapur rumahan: Croffle.

Croffle adalah perpaduan dari croissant dan waffle. Adonan croissant yang lembut dipanggang dalam cetakan waffle hingga menghasilkan tekstur crispy di luar namun tetap lembut di dalam.

Hidangan ini pertama kali populer di Korea Selatan, lalu menyebar ke Indonesia melalui TikTok dan Instagram. Banyak kedai kopi memanfaatkan tren ini sebagai menu andalan karena tampilannya yang cantik dan rasanya yang pas dengan kopi.

“Croffle adalah bukti bahwa tren kuliner bisa lahir dari perpaduan yang tidak terduga.”

Kini, croffle masih banyak ditemukan di berbagai kafe, menjadi ikon transisi dari masa pandemi ke era kuliner modern.


Bisnis Kuliner dari TikTok: Dari Tren ke Kesempatan

Yang menarik dari semua tren ini bukan hanya resepnya, tapi juga dampaknya terhadap ekonomi rumahan. Ribuan orang yang kehilangan pekerjaan mulai membuka usaha kuliner berbekal inspirasi dari TikTok.

Ada yang menjual dessert box, kopi gula aren, atau roti Korea. Bahkan banyak yang berhasil bertahan dan terus berkembang hingga hari ini. TikTok menjadi jembatan antara kreativitas dan peluang usaha.

“TikTok bukan sekadar media sosial, tapi inkubator bisnis kuliner generasi baru.”

Platform ini juga membantu banyak pelaku usaha kecil menjangkau pelanggan tanpa harus memiliki toko fisik.


Pandemi Mengubah Cara Kita Menikmati Makanan

Pandemi mengajarkan bahwa kuliner bukan hanya soal makan, tapi juga soal rasa kebersamaan, kreativitas, dan ekspresi diri. Orang tidak lagi sekadar memasak untuk kenyang, tapi juga untuk berbagi, berkreasi, dan berkomunikasi.

Melalui TikTok, dapur rumahan berubah menjadi laboratorium rasa yang penuh warna. Tren seperti Dalgona Coffee, Dessert Box, dan Cloud Bread menjadi simbol bagaimana manusia selalu mencari cara untuk tetap terhubung, bahkan di masa terisolasi.

“Makanan tidak hanya mengenyangkan perut, tapi juga menenangkan jiwa. Itulah kenapa kuliner selalu punya tempat di setiap masa sulit.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *