Hidangan Khas Pekalongan yang Mungkin Baru Saja Anda Kenal

-

Hidangan khas dari setiap daerah di Indonesia selalu menyajikan cerita menarik untuk dibahas. Tidak melulu pada kota-kota besar macam Jakarta, Bandung,  Medan atau Surabaya, kota-kota kecil dengan penduduk yang terbilang sedikit pun juga menarik untuk diulas.

KawanKAWN, baru saja kita lewati hari batik nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober setiap tahunnya. Berbicara soal batik, ada satu kota yang selalu diidentikan sebagai daerah penghasil batik terbesar di Indonesia, yakni Pekalongan.

Baca juga: Strategi Bisnis Batik Di Tengah Pandemi Covid-19

Meski Solo dan Yogyakarta juga dikenal sebagai kota penghasil batik, namun julukan “kota batik” sudah melekat pada diri Kota Pekalongan. Hal ini tidak lepas dari sejarah, bahwa sejak ratusan tahun lalu, banyak rumah-rumah di Kota Pekalongan yang memproduksi kain batiknya sendiri. Sehingga, kain batik menyatu erat dengan kehidupan masyarakat Pekalongan, bahkan batik telah menjadi nafas penghidupan masyarakat Pekalongan, kutip pekalongankota.go.id.

Baca juga: Kuliner di Kota Yogyakarta yang Wajib Anda Kunjungi

Selain rumah bagi sekian banyak motif batik, Pekalongan juga menyajikan berbagai macam hidangan yang menarik untuk dicoba. Bahkan, mungkin saja beberapa diantaranya baru Anda ketahui.

Lantas, dari sekian banyak hidangan khas Pekalongan yang ada saat ini, hidangan mana yang setidaknya perlu dan wajib Anda coba! Daripada menerka-nerka, yuk kita bahas satu persatu. Dilansir dari laman gotravelly.com, berikut daftarnya.

Hidangan Nasi Khas Pekalongan: Sego Megono

source : jejakpiknik

Di negara kita Indonesia, nasi merupakan hidangan yang paling jamak ditemui. Tak heran, kalau nasi sendiri sudah dijadikan makanan pokok bagi banyak masyarakat Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, nasi pun banyak mengalami modifikasi dalam penyajiannya, dan tentunya banyak juga yang menjadi hidangan khas dari suatu daerah. Sebut saja Kota Jakarta yang khas dengan nasi uduknya, Kota Pati dengan nasi gandulnya serta nasi jamblang yang menjadi hidangan khas Kota Cirebon.

Baca juga: Kuliner Cirebon yang Wajib Anda Cicipi

Tidak mau ketinggalan, Pekalongan juga menyajikan hidangan berbahan dasar nasi, yakni sego megono. Sego yang berarti nasi dalam bahasa Indonesia ini kerap kali dijadikan makan pagi atau sarapan bagi masyarakat Pekalongan.

Layaknya nasi goreng atau nasi kuning, nasi putih pada hidangan ini tidak melalui proses memasak terlebih dahulu. Sejatinya, sego megono merupakan nasi putih yang dicampur dengan olahan nangka muda yang diiris kecil-kecil.

Sebagai campuran, nangka muda dan parutan kelapa dimasak dengan berbagai macam bumbu rempah khas Indonesia. Selain itu, tidak ketinggalan juga berbagai macam lauk sebagai pelengkap sego megono, seperti tempe mendoan, ayam goreng serta rempeyek.

Kombinasi Soto dengan Tauco: Tauto

source : IDN Times

Selanjutnya, hidangan khas Pekalongan yang lezat dan wajib Anda coba adalah tauto, terdengar unik dan cukup asing memang. Pasalnya, selain di Pekalongan, Anda akan sedikit kesulitan saat mencari hidangan ini di kota lainnya.  

Sama seperti hidangan soto pada umumnya, dimana isinya terdiri daging sapi atau ayam, irisan kubis, bihun dan daun bawang. Hanya saja, kehadiran bumbu tauco menjadi satu-satunya pembeda pada hidangan tauto.

Baca juga: Apa Itu Tauco?

Untuk cita rasanya, tidak perlu diragukan lagi! Rasanya yang lezat, gurih bercampur dengan aroma tauco yang khas membuat nafsu makan Anda semakin menggila.

Kuah Hitam yang Bercitarasa Gurih: Pindang Tetel

source : kalamkopi

Pindang tetel menjadi salah satu hidangan yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Kota Pekalongan. Saat Anda disajikan hidangan ini, sekilas begitu mirip dengan rawon khas Surabaya. Dimana, kuah warna hitam pekat dengan isian daging sapi didalamnya.

Baca juga: 7 Kuliner Wajib Saat Berkunjung Ke Surabaya

Akan tetapi, berbeda dengan rawon yang menggunakan daging sapi, pindang tetel menggunakan tetelan sapi sebagai isian utamanya. Pindang tetel dimasak dengan kluwek yang dicampur dengan aneka rempah khas Indonesia lainya, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, daun salam dan lain sebagainya.

Kuah segar dengan rasa umami yang begitu pekat dan tekstur kenyal dari tetelan sapi merupakan deskripsi yang bisa digambarkan dari hidangan ini. Sajikan bersama nasi putih hangat dan renyahnya kerupuk, dijamin ini menjadi satu kesempurnaan yang sayang untuk dilewatkan.

Kudapan Manis Khas Pekalongan: Kue Srintil

source : garvin goei

Berbicara hidangan khas Pekalongan, kurang lengkap rasanya jika tidak memasukan camilan kedalam daftar ulasan kita kali ini. Salah satu kudapan atau camilan asli kelahiran Kota Batik, Pekalongan adalah srintil.

Baca juga: Camilan unik asal Pekalongan, ternyata srintil dibuat dari tepung khusus

Kue srintil merupakan camilan yang terbuat dari tepung khusus khas Pekalongan, yakni tepung srintil. Manis bercampur gurih hasil parutan kelapa serta teksturnya yang kenyal merupakan gambaran dari camilan ini. Tidak sulit untuk menemukan srintil, jajanan ini bisa Anda jumpai di banyak pasar tradisional atau di pinggir jalan-jalan Kota Pekalongan.

Hidangan Lontong dengan Kuah Kental Bersantan: Lontong Lemprak

source : wisatayuk

Lontong lemprak menjadi hidangan penutup pada artikel kali ini. Bisa dibilang, hidangan ini merupakan lontong sayurnya masyarakat Kota Pekalongan. Sama-sama menggunakan lontong dan kuah santan yang begitu pekat, akan tetapi isian ayam kampung yang suir menjadi pelengkap pada lontong lemprak.  

Sama halnya dengan sego megono, lontong lemprak juga kerap kali dijadikan makanan pembuka hari atau sarapannya orang Pekalongan. Jadi, jangan heran jika menemukan banyak penjaja lontong lemprak saat pagi hari di Kota Pekalongan.

KawanKAWN, baru saja kita bahas mengenai hidangan khas Kota Pekalongan. Bagaimana, apakah dari kelima daftar diatas, ada yang baru pertama kali Anda ketahui? Jika iya, silahkan tuliskan komentarnya di kolom yang sudah disediakan ya! Terima kasih!