10 Jenis Bubur Nusantara yang Melegenda

-

Begitu banyak istilah yang menggambarkan Negara Indonesia. Selain negara maritim dan negara agraris, Indonesia juga disebut dengan nusantara. Melansir id.wikipedia.org, nusantara merupakan istilah yang dipakai suatu negara untuk menggambarkan wilayah kepulauan, seperti halnya Indonesia yang membentang begitu banyak pulau dari Sumatera hingga Papua.

Baca juga : Kenapa Indonesia disebut Nusantara? Ini alasannya

Tentu saja hal ini menjadikan Indonesia memiliki ragam budaya, bahasa serta ragam kuliner yang melegenda. Mungkin Anda akan sulit untuk menyebutkan satu persatu ragam kuliner yang ada di Indonesia, karena dari satu bahan makanan saja, akan ada banyak menu makanan yang dapat dihasilkan. Seperti halnya nasi, banyak menu makanan yang dihasilkan dari bahan pokok ini, sebut saja nasi goreng, nasi uduk, nasi ulam atau nasi pecel. Bahkan, dari nasi sendiri dapat diolah lagi menjadi bubur yang biasa dijadikan kudapan atau sarapan bagi banyak orang di pagi hari.

Baca juga : Berbahan Dasar Nasi, Berikut Hidangan yang Bisa Anda Buat Di Rumah

Bubur sendiri adalah jenis makanan yang dimasak dengan cara merebus bahannya sampai sangat lunak. Keberadaan penganan ini memang sudah ada sejak zaman penjajahan dahulu, sehingga tidak heran jika bubur menyandang predikat kuliner yang melegenda. Seperti halnya kuliner lain di Indonesia, bubur juga memiliki jenis yang cukup beragam loh, seperti yang KAWN lansir dari id.wikipedia.org, berikut daftarnya.


Bubur Ayam

Source: Google Image

Siapa yang tidak kenal atau tidak pernah mencoba bubur ayam? Mungkin cukup sulit ya, menemukan orang yang tidak pernah mencoba bubur ayam. Penganan yang sering dijadikan sarapan pagi ini memang sangat mudah ditemukan di belahan bumi Indonesia manapun. Terbuat dari bahan utama beras, bubur ayam ini biasa disajikan dengan berbagai macam topping, seperti suwiran ayam, kacang kedelai, bawang goreng, daun seledri dan tentu saja dengan taburan kerupuk yang menambah citarasa renyah saat menyantapnya.

Bubur Sumsum

Source: Google Image

Walaupun bernama sumsum, namun Anda jangan salah paham, bubur yang biasa ditemui di Yogyakarta dan Solo ini memang sama sekali tidak menggunakan sumsum tulang sapi, melainkan dari tepung beras sebagai bahan utamanya. Dalam penyajiannya, biasanya dipadukan dengan biji salak, ketan hitam ataupun bubur mutiara. Bubur ini memiliki tampilan berwarna putih dengan siraman kuah manis yang berasal dari air gula merah.

Bubur Kacang

Source: Google Image

Hijau Mungkin dari namanya pasti Anda sudah dapat menebak, ya benar sekali, bubur yang biasa disajikan dengan roti tawar ini terbuat dari bahan utama kacang hijau. Proses pembuatannya sendiri, kacang hijau direbus dengan air dan gula aren bersama seikat daun pandan. Bahan-bahan tersebut dimasak hingga mendidih sampai kacang hijau menjadi lunak, kemudian disajikan dengan tambahan santan, untuk menambah citarasa gurih.

Bubur Manado

Source: Google Image

Selain bubur ayam, Bubur Manado merupakan panganan bubur yang berbahan dasar beras juga. Seperti namanya, bubur ini berasal dari Kota Manado, Sulawesi Utara. Namun, di tempat asalnya, bubur ini biasa disebut dengan tinutuan. Bubur ini terdiri dari beras yang dimasak dengan jagung, kangkung, kemangi, labu kuning dan ubi jalar. Selain sayuran, tidak lupa ditambahkan pula campuran ikan tuna, ikan jambal dan sambal rica-rica khas Manado.

Bubur Ketan Hitam

Source: Google Image

Bubur yang tentu saja terbuat dari ketan hitam ini memiliki citarasa yang legit dan manis. Bubur ini biasanya menjadi pelengkap dari berbagai macam bubur lainnya, seperti bubur kacang hijau, bubur sumsum atau bahkan bubur kampiun dari tanah minang. Cara pembuatannya pun sangat sederhana, Anda hanya mencampurkan air dan gula saat memasaknya, namun untuk siraman jangan lupa tambahkan santan kelapa ya!

Bubur Sagu Mutiara

Source: Google Image

Sesuai dengan namanya, bubur mutiara memang terbuat dari sagu. Ada alasan tersendiri mengapa dinamakan bubur mutiara, karena bubur ini berbentuk bulatan-bulatan kecil berwarna merah muda dan terlihat transparan bak mutiara, sehingga dari segi tampilannya terkesan manis dan cantik. Proses pembuatannya pun cukup mudah, dengan merebus sagu mutiara hingga lunak kemudian dicampur dengan gula pasir. Dalam penyajiannya biasanya disiram dengan santan kelapa untuk menambah citarasa gurih.

Bubur Pedas

Source: Google Image

Bubur pedas merupakan sajian bubur tradisional Orang Melayu di Kalimantan, namun biasanya orang setempat menyebutnya dengan bubbor paddas. Meskipun namanya mengandung kata pedas, bubur yang satu ini rupanya tidak dibuat dengan menambahkan cabai. Bubur pedas terbuat bubur nasi yang dicampur dengan sedikit ikan teri, kacang, daun bawang, dan rempah-rempah pilihan. Jadi, jika Anda sedang bertandang ke Kalimantan, jangan sampai melewatkan kenikmatan bubur pedas ya!

Bubur Candil

Source: Google Image

Mungkin, dari tampilannya saja, Anda sudah bisa menebak jika rasanya akan sangat manis dan legit. Hal yang mencuri perhatian dalam sajian bubur ini adalah adanya bulatan besar berwarna kuning kecoklatan. Ketika digigit, teksturnya akan terasa kenyal dan manis. Terbuat dari tepung ketan yang direbus dengan berbagai macam bahan lainnya, seperti gula merah, gula pasir serta daun pandan, menjadikan kudapan ini sangat cocok sebagai menu berbuka puasa Anda.

Bubur Bassang

Source: Google Image

Bubur khas dari Makassar ini berbahan dasar jagung. Jagung yang digunakan bukan jagung biasa melainkan jagung pulut yang sudah melewati proses pengelupasan kulit, sehingga tampilan dari bubur ini berwarna putih. Untuk membuat bubur bassang, jagung harus direbus sampai jagung lunak, bahkan bisa menghabiskan waktu sampai 3 jam lamanya.

Baca juga : Lezat & Menggugah Selera, Berikut Hidangan Khas Makassar yang Wajib Anda Coba!

Bubur Kampiun  

Source: Google Image

Tanah Minang ternyata tidak hanya terkenal dengan ragam kuliner pedasnya, ternyata ada kuliner manis dan wangi yang begitu menggoda, bubur kampiun namanya. Sekilas tampilannya mirip dengan bubur sumsum dan kolak karena dibuat dari tepung beras, santan, gula merah, daun pandan, serta pisang tanduk. Saat bulan puasa, jangankan di daerah asalnya, di Jakarta pun banyak pedagang yang menjajakan kudapan ini.

Baca juga : Bubur Kampiun, Sajian Khas dari Bumi Minangkabau

Itulah beberapa bubur nusantara yang bisa dikatakan cukup melegenda. Keberadaannya memang tidak begitu sulit untuk kita temukan, namun menilik dari sejarah keberadaannya, sudah pasti membuat kudapan ini bisa dikatakan legenda. Dari 10 sajian bubur yang sudah disebutkan diatas, mungkin masih banyak lagi sajian bubur nusantara yang belum KAWN ulas. Untuk itu, jika ada masukan bubur lainnya, silahkan tulis di kolom komentar ya! Ditunggu!