Tradisi Imlek dan Peluang Bisnis Musiman

-

Tradisi atau kebiasaan kerap diartikan sebagai aktivitas positif yang dinilai memiliki manfaat bagi sekelompok orang dan dilakukan secara berulang-ulang. Oleh karena itu, banyak orang yang melestarikan tradisi-tradisi tersebut. Sedangkan, kata "tradisi" berasal dari bahasa latin, yakni ''tradere'' yang artinya penularan atau penyebaran suatu hal untuk dilestarikan kutip id.wikipedia.org.

Di Indonesia sendiri, sudah banyak tradisi yang berseliweran di tengah masyarakat. Banyak faktor yang mendasari tradisi itu terjadi, mulai dari suku, budaya, agama, adat istiadat dan bahasa.

Tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia terkait perayaan tahun baru atau peringatan keagaman, salah satunya adalah tahun baru Imlek. Tahun baru Imlek merupakan perayaan penting bagi etnis Tionghoa, yang dilakukan pada hari pertama penanggalan masyarakat Tionghoa.

Baca juga: Makanan Khas Imlek dan Maknanya yang Perlu Anda Tahu!

Terkait tradisi, biasanya warga Tionghoa selalu disibukkan dengan berbagai kegiatan untuk menyambut atau merayakan hari tersebut. Bukan hanya masyarakat Tionghoa saja yang menanti-nanti tahun baru Imlek, banyak orang yang berjiwa bisnis pun juga turut senang menyambut perayaan tersebut.

Baca juga: Sejarah Imlek, Tahun Baru China dari Masa ke Masa

Hal ini pun bukan tanpa alasan, pasalnya tahun baru Imlek menyimpan peluang bisnis yang bisa dijalani. Lantas, bisnis apa saja yang bisa dijalankan terkait dengan tradisi Imlek? Dikutip dari beberapa sumber, yuk kita ulas satu per satu!

Tradisi Imlek Menyantap Makanan Khas

source : menit

Tidak bisa dipungkiri, menyantap makanan khas pada suatu perayaan sudah menjadi tradisi yang sulit untuk dilepaskan. Tentunya hal ini berlaku juga pada perayaan tahun baru Imlek.

Dikutip kawn.co.id, setidaknya ada 11 makanan khas yang biasa disantap saat tahun baru Imlek, mulai dari yu seng, buah jeruk, kue keranjang, lapis legit, sayuran hijau dan lain sebagainya. Menariknya, deretan sajian tersebut juga memiliki makna positif yang erat hubungannya dengan kepercayaan masyarakat Tionghoa.

Dari kondisi ini, terselip peluang bisnis yang bisa seseorang jalani. Caranya, tentu saja dengan menjual ragam makanan khas Imlek. Kue keranjang misalnya, cukup sulitnya membuat penganan ini membuat banyak orang mencarinya.

Coba Anda jalani bisnis reseller kue keranjang. Cari supplier terbaik, kemudian jual dengan harga yang sudah ditambahkan profit Anda inginkan.

Baca juga: Definisi dan Perbedaan Bisnis Dropshipper dan Reseller

Saling Memberi Angpau

source : canva

Mau cuan saat tahun baru Imlek? Kenapa tidak jual angpau saja? Seperti yang kita ketahui, saling memberi angpau sudah menjadi tradisi saat perayaan tahun baru Imlek.

Menjelang tahun baru Imlek, biasanya penjual angpau sudah menjadi pemandangan umum di beberapa kawasan pecinan. Selain membuka lapak di beberapa pecinan, kenapa tidak Anda jual angpau secara online saja.

Baca juga: 5 Cara Melakukan Promosi Online untuk Bisnis F&B

Mendekor Rumah dengan Hiasan Khas Imlek

source : canva

Menjelang tahun baru Imlek, biasanya banyak warga Tionghoa yang mendekorasi rumahnya dengan hiasan khas Imlek. Tentunya, ini sudah menjadi tradisi dan dilakukan untuk memeriahkan suasana Imlek itu sendiri. Oleh karena itu, pernak-pernik khas Budaya Tionghoa pasti menjadi buruan bagi setiap keluarga.

Situasi ini biasanya dimanfaatkan oleh para penjual kebutuhan dekorasi. Pernak-pernik yang biasa digunakan untuk mendekor pun banyak macamnya, seperti lampion, lilin imlek, chun lian dan bunga meihua.

Mengenakan Pakaian Khas Imlek

source : canva

Tradisi lainnya yang tidak lepas dari perayaan tahun baru Imlek adalah dengan mengenakan pakaian khas Imlek. Ditulis merdeka.com, ada 2 jenis baju khas yang biasa dikenakan saat  Imlek. Pertama, adalah cheongsam, merupakan baju khas Imlek untuk perempuan, sedangkan zhongshan yang biasa dikenakan oleh laki-laki.

Jika Anda memiliki skill menjahit yang cukup mumpuni. Kenapa tidak Anda coba produksi baju khas Imlek dan jualnya kepada banyak orang. Tentunya, ini bisa menjadi ladang cuan sebelum hari raya Imlek tiba.

Baca juga: Mengenal Baju Imlek, Lengkap Beserta Sejarah dan Penjelasannya

Tradisi Mengirim Parsel Imlek

source : google image

Terakhir, tradisi yang sudah melekat pada perayaan tahun baru Imlek adalah mengirim parsel. Biasanya, seseorang akan mengirimkan parsel kepada teman atau kerabat sebagai bentuk ucapan selamat tahun baru Imlek.

Bagi pebisnis, tentu saja kondisi ini merupakan peluang yang tidak mungkin disia-siakan. Pasalnya, parsel dengan berbagai macam isi, jenis dan ukuran biasanya selalu menjadi buruan warga Tionghoa yang merayakan Imlek.

Setidaknya ada 2 hal yang perlu diperhatikan saat Anda berbisnis parsel. Pertama dari segi isinya, Anda bisa isi dengan makanan khas Imlek atau bahkan pernak-pernik nuansa Imlek seperti piring, mug atau hiasan. Selanjutnya tentu saja kreativitas dalam mengemas dan melakukan promosi. Tentunya, hal ini guna menarik pelanggan untuk membeli parsel yang Anda tawarkan.

Baca juga: 7 Trik Memanfaatkan Media Sosial untuk Tingkatkan Penjualan

KawanKAWN, baru saja kita ulas beberapa tradisi Imlek yang berpotensi bisa mendatang cuan. Bagaimana, tertarik mencoba? Yuk tuliskan jawaban di kolom komentar! Terima kasih!