Omset Penjualan Terancam Selama PPKM Darurat? Ikuti Langkah Berikut!

-

Omset penjualan menjadi salah satu elemen penting dalam bisnis yang terdampak akibat adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat secara darurat atau yang lebih familiar disebut PPKM darurat. Hal ini pun bukan tanpa alasan, dengan adanya pembatasan kegiatan masyarakat di luar rumah, membuat banyak pengusaha atau pedagang yang mengalami penurunan omset penjualan.

Baca juga: Resmi! Pemerintah Berlakukan PPKM Darurat Mulai Tanggal 3 Juli 2021

Terlebih bagi pelaku usaha kuliner yang mengandalkan pembelian secara langsung untuk makan ditempat. Tentu, hal ini sudah tidak boleh lagi dilakukan selama kebijakan tersebut berlangsung. Selain itu, jam operasional pun mengalami penyesuaian, dimana seluruh rumah makan atau restoran diharuskan tutup pada pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Nelangsanya Pengusaha Kuliner, Ikuti Aturan PPKM Darurat Penjualan Turun 80 Persen

Penurunan omset penjualan bukan hanya dirasakan pada bisnis kuliner saja. Banyak bisnis pada sektor lainnya yang merasakan hal serupa. Seperti dikutip dari laman republika.co.id, banyak toko ritel yang mengalami penurunan penjualan akibat kebijakan PPKM tersebut. Tercatat, penurunan penjualan tertinggi mencapai 30 persen yang banyak terjadi pada produk-produk pelengkap, seperti makanan ringan atau produk non-primer lainnya.

Mempertahankan bisnis di tengah kebijakan PPKM darurat yang belum juga usai merupakan tantangan tersendiri bagi pelakunya. Adanya kebijakan tersebut memaksa para pengusaha untuk memutar otak agar tetap mendapatkan keuntungan, atau paling tidak dapat bertahan. Untuk itu, pada kesempatan kali ini KAWN coba membahas beberapa strategi bisnis yang perlu dilakukan di tengah kebijakan PPKM darurat. Apa sajakah itu? Melansir merdeka.com, berikut pemaparannya.

Omset Turun! Coba Jalani Bisnis dengan Sistem Online

source : google image

Omset penjualan yang turun akibat kebijakan PPKM darurat membuat membuat sistem online menjadi salah satu solusinya. Pasalnya, perubahan pola hidup masyarakat yang mengurangi interaksi antar sesama manusia membuat belanja secara daring semakin digemari.

Bahkan, menurut data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat pada periode Bulan April 2020 hingga Januari 2021, penjualan secara online meningkat tajam hingga 480 persen. Untuk itu, Anda sebagai pemilik bisnis sangat disarankan untuk menjalankan bisnis dengan sistem online.

Cara cukup sederhananya adalah Anda bisa mulai membuat akun media sosial yang mudah diakses oleh konsumen. Selain itu, Anda bisa bergabung ke berbagai marketplace atau e-commerce untuk memperluas lapak dagangan Anda di dunia maya.

Baca juga: 7+ Perbedaan E-commerce, Marketplace dan Online Shop

Memaksimalkan Penggunaan Digital Marketing

source : google image

Selain menjalankan bisnis secara daring, pemilik bisnis juga perlu menyusun strategi pemasaran secara digital atau yang lebih dikenal dengan sebutan digital marketing. Tentu saja, hal ini dilakukan untuk mengenalkan produk dengan tujuan agar meningkatkan omset penjualan.

Baca juga: Aplikasi Penunjang Bisnis Online Selama PPKM Darurat

Bukan hanya mengenalkan atau mempromosikan bisnis Anda, dengan melakukan digital marketing pemilik bisnis juga dapat menghitung konversi dan mengukur keberhasilan strategi pemasaran yang dilakukan. Ada beberapa jenis digital marketing yang bisa Anda jalankan, mulai dari membuat website, email marketing, influencer marketing serta yang paling banyak dipakai saat ini, yakni social media marketing.

Baca juga: Apa itu Email Marketing dan Manfaatnya Bagi Bisnis F&B

Berani Melirik Bisnis Baru

source : google image

Selanjutnya, cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan omset penjualan adalah dengan berani melirik bisnis baru. Karena tentunya, Anda bisa menjalani bisnis atau menciptakan produk baru yang bisa disesuaikan dengan pola hidup masyarakat saat ini.

Contoh sederhananya seperti ini, apabila Anda memiliki bisnis yang bergerak di bidang kuliner, jangan ragu untuk mencoba membuat produk makanan siap saji atau frozen food. Akan tetapi, Anda juga perlu memberikan layanan pesan antar, hal ini guna meningkatkan omset serta menyesuaikan dengan pola hidup masyarakat yang serba #dirumahaja selama kebijakan PPKM darurat berlangsung.

Baca juga: Bisnis Frozen Food, Nikmati Cuan Melimpah Saat Pandemi Covid-19

Periksa Kondisi Keuangan Bisnis

source : google image

Terakhir, coba periksa kembali kondisi keuangan Anda. Apakah masih tersedia dana segar atau malah kondisi keuangan yang semakin buruk karena dampak kebijakan PPKM darurat. Karena pada dasarnya, dari ketiga poin strategi diatas memerlukan dana atau modal untuk bisa menjalankannya.

Baca juga: Tanaman Hias, Peluang Bisnis yang Sedang Tren Di Masa Pandemi

Kami menyadari bahwa omset penjualan merupakan hal yang paling terdampak dengan adanya kebijakan PPKM darurat. Untuk itu, 4 poin di atas kami ulas agar omset penjualan bisnis Anda kembali meningkat.

KawanKAWN, jika Anda salah satu pemilik bisnis yang pernah berhasil meningkatkan omset penjualan di masa pandemi ini, boleh dong berbagi ceritanya di kolom komentar. Kami tunggu ya!