NFT, Terobosan Baru di Bidang Financial Technology

-

NFT atau non-fungible token menjadi bahan perbincangan di dunia maya, setelah salah satu warga +62 bernama Ghozali berhasil menjual swa fotonya melalui marketplace NFT. Swafoto yang diambil dari masa ke masa tersebut dijual dengan harga yang cukup fantastis, yakni mencapai 1,7 miliar rupiah!

Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu NFT, bagaimana cara menggunakan dan saluran apa yang bisa diselami? Oleh karena itu melalui artikel kali ini KAWN POS akan mencoba ulas NFT secara singkat dan lugas.

Baca juga: Apa itu Aset Kripto?

NFT Aset Perdagangan Baru

source : shutterstock

NFT sesuai dengan istilahnya merupakan turunan dari produk kripto. Kata token sendiri pada NFT merujuk kepada aset digital berupa barang, layanan atau barang berharga lainnya. Sedangkan, non-fungible memiliki makna tidak bisa ditukar dengan hal lain dan bersifat tetap.

Sebagai contoh, pada kasus Ghozali yang menukarkan foto-fotonya menjadi NFT dengan uang, bisa diartikan bahwa uang yang diberikan tersebut memiliki value atau harga yang sudah ditetapkan oleh sang penjual dan tidak dapat digantikan. Merujuk kepada kasus ini bisa diartikan bahwa NFT merupakan benda langka, yang mana berdasarkan prinsip ekonomi, sesuatu yang langka maka akan bernilai dan punya daya jual yang tinggi.

Memperjelas konsep dari NFT bisa kita analogikan dengan logam mulia dan berlian. Meskipun kedua benda tersebut secara fungsionalitas kurang, namun karena keberadaannya langka dan dapat menjadi barang simbol status membuat harganya mahal dan bisa menjadi barang investasi. Begitu pun dengan NFT, yang merupakan barang langka namun dalam format digital.

Baca juga: Profil Ghozali Everyday, Mendadak Kaya Gara-Gara Jual Foto Selfie

NFT = Barang-Barang Unik

source : bangkok Post

NFT sebagai terobosan baru pada dunia fintech, memiliki basis teknologi blockchain. Blockchain sendiri adalah sebuah teknologi yang memungkinkan untuk menyimpan data digital dan terhubung melalui kriptografi.

Oleh karena, sifatnya yang langka dan kebanyakan mengandung unsur seni didalamnya, membuat beberapa kategori barang unik bisa dijadikan NFT lalu diperjualbelikan bebas di platform. Sebagai contoh, Anda bisa mengubah karya seni, foto, game berbasis blockchain, fashion virtual, klip video, lagu, rekaman suara dan video menjadi aset NFT yang bernilai mahal.

Baca juga: Metaverse Teknologi yang Sedang Populer

Dari Sudut Keamanan Data Pengguna

source : sevima

Karena prosesnya yang serba digital, maka akan menjadi pertanyaan terkait bagaimana tingkat keamanan pengguna terhadap NFT? Anda bisa melakukan perdagangan dan lelang melalui marketplace atau platform yang terpercaya dan sudah jelas menjadi banyak rekomendasi dari pemain NFT.

Beberapa diantaranya adalah, Opensea, Nifty Gateway, Mintable atau Rarible. Atau jika Anda ingin masuk ke marketplace Indonesia, beberapa diantaranya adalah TokoMall, Paras.id, Enevti, Kolektibel, Baliola, Artsky dan Metaroid. Dan Anda pun bisa mengecek terlebih dahulu perizinan dari masing-masing marketplace melalui Bappebti (Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi). Selamat mencoba !

Baca juga: Teknologi Vending Machine Marak Digunakan Saat Ini, Yuk Kita Ulas!

Baiklah, KawanKAWN tiga hal tadi adalah penjabaran singkat mengenai produk NFT dan serba-serbi didalamnya. Terus simak dan nantikan artikel KAWN yang pastinya memberikan informasi kepada Anda!

Sampai jumpa di artikel selanjutnya!