Hari Malaria Sedunia, Yuk Atasi Malaria dengan Konsumsi Asupan Berikut!

-

Hari malaria sedunia diperingati pada tanggal 25 April setiap tahunnya. Seakan-akan menjadi pengingat diri, hari malaria sedunia membuat kita sadar akan bahayanya penyakit malaria. Lantas, apa itu penyakit malaria?

Dikutip alodokter, malaria merupakan penyakit disebabkan oleh parasit yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Dimana, penyakit ini akan menyerang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Ciri-Ciri Nyamuk Anopheles, Nyamuk Pembawa Parasit Plasmodium

Meski begitu, jika ditangani dengan tepat dan cepat, penyakit malaria bisa sembuh secara total lho! Namun sebaliknya, akan ada bahaya berkelanjutan jika tidak segera ditangani, mulai dari gagal ginjal, gangguan sistem pernapasan, anemia berat hingga ancaman kematian.

Hari malaria sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2001 di Afrika, dengan tajuk hari malaria Afrika. Barulah pada tahun 2008, WHO mengubah hari malaria Afrika menjadi hari malaria sedunia. Dimana, gagasan ini bertujuan untuk memerangi penyakit malaria secara global, kutip merdeka.com.

Ada beberapa cara yang bisa dijalani seseorang saat terinfeksi penyakit malaria. Selain melalui tindakan medis dengan bantuan dokter, ada beberapa bahan alami yang mampu menurunkan penyakit malaria. Dikutip klikdokter, berikut daftarnya.

Hari Malaria Sedunia, Yuk Sering-Sering Mengonsumsi Air Jahe

source : tempo

Bukan hanya di hari malaria sedunia saja, biasakan minum air jahe untuk menjaga kesehatan ya! Seperti kita ketahui, jahe merupakan salah satu rempah yang masuk dalam kategori rimpang. Bukan hanya sebagai bumbu dalam masakan, air jahe kerap digunakan sebagai minuman yang mampu mengusir hawa dingin.

Baca juga: Bukan Hanya Sebagai Penyedap Masakan, Kenali Ragam Manfaat Kesehatan dari Rempah-Rempah Berikut ini

Selain yang disebutkan diatas, nyatanya jahe memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, mulai dari meredakan batuk, mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan sistem kekebalan hingga mampu meredakan penyakit malaria. Pasalnya, jahe memiliki kandungan antibakteri dan antiinflamasi dalam tubuh.

Caranya, ambil beberapa iris jahe yang sudah dibersihkan. Kemudian, rebus selama kurang lebih 5-10 menit, saring lalu minum hangat-hangat. Boleh tambahkan madu atau sedikit gula aren untuk menambahkan rasa manis.

Jenis Buah Jeruk yang Ampuh Atasi Malaria, Jeruk Bali

source : detik

Jeruk bali merupakan salah satu jenis jeruk yang terkandung zat kina. Dikutip alodokter, kina merupakan zat berharga yang ampuh atasi penyakit malaria. Di dalam sel darah merah, kina mampu membunuh plasmodium, atau sejenis parasit yang menyebabkan penyakit malaria.

Baca juga: Manfaat Jeruk Bali Untuk Kesehatan

Air Rebusan Kayu Manis

source : halodoc

Satu lagi ramuan yang dipercaya ampuh atasi penyakit malaria, yakni air rebusan kayu manis. Kayu manis merupakan anti peradangan, antioksidan, antimikroba sekaligus antibakteri yang bisa meredakan gejala-gejala malaria, mulai dari demam tinggi, berkeringat, muntah-muntah, diare, nyeri otot hingga pusing.

Selain itu, kayu manis juga mampu menghambat perkembangan plasmodium, yang merupakan salah satu parasit penyebab malaria. Caranya, siapkan 2 gelas air dan beberapa batang kayu manis, kemudian rebus hingga airnya menyusut menjadi 1 gelas.

Hari malaria sedunia, membuat kita sadar akan pentingnya hidup sehat dengan mengonsumsi ramuan tradisional, salah satunya adalah air rebusan kayu manis. Namun, untuk menambahkan citarasa manis, Anda bisa menambahkan 1 sendok makan madu.

Baca juga: 5 Minuman Sehat yang Mudah Dibuat

Kemangi

source : CNN Indonesia

Aromanya yang wangi dengan rasa yang khas, membuat daun kemangi kerap dijadikan bumbu pelengkap dan juga lalapan. Namun, manfaat yang bisa diambil bukan hanya dari sisi kuliner saja, ternyata daun kemangi juga memiliki ragam manfaat untuk kesehatan.

Dikutip parapuan, daun kemangi juga mampu mengatasi penyakit malaria. Pasalnya, kemangi memiliki sifat antibakteri serta zat eugenol yang mampu melawan infeksi dan meredakan nyeri.

Baca juga: Eugenol

Cuka Apel

source : klikdokter

Terakhir, ada cuka apel yang terbukti mampu mengatasi gejala penyakit malaria, seperti demam. Caranya, campur beberapa sendok makan cuka apel dengan air secukupnya, kemudian masukkan kain bersih ke dalam larutan tersebut. Gunakan kain tersebut sebagai kompres di dahi untuk membantu menurunkan demam yang diakibatkan penyakit malaria.

Nah, bertepatan dengan hari malaria sedunia, diatas merupakan 5 obat alami yang bisa Anda manfaatkan untuk mengobati penyakit malaria. Cukup mudah ditemukan bukan?

KawanKAWN, apakah Anda memiliki pengalaman menarik seputar hari malaria sedunia? Kalau iya, jangan sungkan untuk berbagi pengalamannya di kolom komentar! Kami tunggu ya!