Deskripsi Produk Pada Bisnis Online, Ketahui Tips Membuatnya Untuk Menarik Minat Pembeli

-

Saat Anda berbelanja online, pernahkah Anda bingung karena tidak adanya deskripsi produk, dan hanya disuguhkan nama dan gambar produk saja? Jika pernah, apa yang akan Anda lakukan? Tentu Anda akan mencari toko online lain yang menyajikan deskripsi produk dengan lengkap dan rinci.

Baca juga: 5 Cara Melakukan Promosi Online untuk Bisnis F&B

Pada kasus seperti itu, jika Anda menjalankan bisnis online, tentunya deskripsi produk merupakan hal yang wajib Anda buat. Karena dengan adanya deskripsi produk, pengunjung toko online akan dengan mudah mendapatkan informasi tentang produk secara lengkap.

Baca juga: Pentingnya Deskripsi Produk Pada Toko Online di E-Commerce

Bukan tidak mungkin, calon pembeli akan melakukan pembelian setelah dia membaca deskripsi produk yang disediakan. Menyadari betapa pentingnya deskripsi produk pada bisnis online, lantas bagaimana cara membuat deskripsi produk yang baik dan benar pada halaman bisnis online Anda. Melansir kontenesia.com, berikut tips yang bisa Anda jalankan saat membuat deskripsi produk.  

Deskripsi Produk Harus Sesuai dengan Target Pasar

source: google image

Tips penting saat Anda mulai membuat deskripsi produk adalah dengan mengetahui target pasar dari produk yang Anda jual. Dengan begitu, Anda bisa membuat deskripsi produk yang sesuai dengan target pasar bisnis Anda.

Baca juga: Mulai Bisnis Kecil? Ini Cara Menentukan Target Market-mu

Sebagai contoh, jika target pasar Anda adalah wanita yang masuk kategori generasi Z. Sebaiknya Anda buat deskripsi produk dengan gaya bahasa, sudut pandang dan tentunya mudah dimengerti kaum wanita. Pasalnya, besar kemungkinan terjadinya pembelian jika deskripsi produk tersebut dekat dengan karakter target pasar yang dituju.

Gunakan Kalimat Persuasif

source: google image

Melansir kbbi.web.id, kalimat persuasif adalah kalimat yang memiliki unsur ajakan atau bujukan, namun tetap dengan cara yang halus, atau dalam bahasa promosi dan periklanan biasa disebut dengan copywriting. Tujuannya tentu saja untuk meyakinkan calon pembeli produk Anda.

Baca juga: Pentingnya Pesan Persuasif dalam Membuat Iklan

Salah satu contohnya adalah, mungkin Anda sangat familiar dengan jargon “apapun makanannya, minumnya teh botol sosro”. Jargon berikut adalah salah satu kalimat persuasif yang menggunakan teknik copywriting pada produk minuman teh. Lebih terdengar menarik dan mudah diingat bukan?

Baca juga: Penjelasan Lengkap Apa Itu Copywriting dan Contohnya

Teknik copywriting memang dibutuhkan dalam deskripsi produk, karena seni dalam pemilihan kata untuk mengajak merupakan kunci untuk meraih perhatian pelanggan dan berujung kepada pembelian produk. Terlebih, cara ini juga dianggap lebih elegan dan efektif.

Berikan Informasi Tentang Produk Dengan Lengkap  

source: google image

Informasi produk yang lengkap merupakan kunci dalam menuliskan deskripsi produk. Anda sebagai penjual tentu tidak mau terus-terusan dihujani pertanyaan oleh pembeli. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda tuliskan seluruh informasi produk dengan lengkap dan jelas.

Jika Anda menjual pakaian, ada beberapa informasi yang perlu Anda jelaskan, seperti jenis bahan, ukuran, warna, model serta cara mencuci pakaian tersebut. Namun, jika Anda menjual produk yang lebih rumit lagi, seperti smartphone, Anda perlu mencantumkan beberapa informasi, seperti keunggulan produk, macam-macam fitur serta manfaatnya.

Deskripsi Produk Harus Bersifat Asli

source: google image

Deskripsi produk harus bersifat asli. Tentunya, hal ini mengacu pada informasi produk yang sesuai. Sebagai contoh, Jika suatu produk memiliki berat 75 gram, maka sangat diharamkan jika Anda menuliskan berat produk menjadi 100 gram.

Karena informasi yang asli tentu akan mempengaruhi tingkat kepercayaan pembeli dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, tulis deskripsi produk dengan benar dan asli ya!

Hindari Kata-Kata yang Berlebihan

source: google image

Saat Anda menuliskan deskripsi produk, sangat penting menjelaskan keunggulan dan detail produk tersebut. Namun, hal yang perlu dihindari adalah penggunaan kata-kata yang berlebihan.

Kata-kata yang berlebihan justru akan membuat calon pembeli merasa tidak nyaman. Bukan tidak mungkin, produk yang digambar terlalu berlebihan justru akan membuat keraguan di hati calon pembeli.

Jika Anda menjual produk kecantikan, salah satu contoh kalimat yang berlebihan adalah “pemutih ini dapat memutihkan wajah Anda secara alami hanya dalam waktu 1 hari saja”. Tentunya, calon pembeli yang membaca kalimat ini akan merasa ragu dengan tingkat keamanan dari produk tersebut. Untuk itu, hindari kata-kata yang berlebihan pada deskripsi produk Anda.

Membuat deskripsi produk yang tepat merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh pemilik toko online untuk menarik minat pembeli. Untuk itu, diatas adalah beberapa tips yang bisa Anda jalankan saat membuat deskripsi produk. Namun jika Anda memiliki cara lain yang lebih efektif, boleh dong, share pengalamannya di kolom komentar, ditunggu ya!